Uji Lab Ungkap Penyebab Keracunan Massal Siswa MBG di Tegalombo, Dinkes Pacitan Tekankan Perbaikan Sistem Keamanan Pangan

Foto Dokumentasi Kepala Dinkes Pacitan, Daru Mustikoaji

PACITAN | lensanasional.com – Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tegalombo akhirnya menemukan titik terang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan memastikan adanya kontaminasi bakteri pada sejumlah sampel makanan dan air yang dikonsumsi siswa.

Kepala Dinkes Pacitan, Daru Mustikoaji, mengungkapkan bahwa hasil tersebut diperoleh setelah sampel makanan dikirim dan diuji di laboratorium di Surabaya dan Yogyakarta. Pemeriksaan dilakukan terhadap makanan yang disajikan dalam kurun waktu 8 hingga 10 April 2026 di SPPG Kebondalem.

“Dari hasil uji laboratorium, ditemukan adanya bakteri pada beberapa jenis makanan. Selain itu, air yang diuji di Labkesda Pacitan juga menunjukkan adanya kontaminasi,” jelas Daru saat menyampaikan keterangan, Jumat (17/04).

Ia merinci, jenis makanan yang teridentifikasi terkontaminasi di antaranya sayur sawi dan edamame. Kontaminasi tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama munculnya gejala yang dialami para siswa.

“Gejala yang muncul seperti mual, muntah, diare, hingga pusing sangat mengarah pada keracunan akibat bakteri. Dengan temuan ini, dapat dipastikan sumbernya berasal dari makanan yang tidak higienis,” tegasnya. (**)

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini