Tuesday, July 7

Datangi Pansus, GP Ansor Lombok Tengah Mengadukan JPS bersatu dan Biaya Rapid Tes

Foto Bersama Pengurus GP ansor Lombok Tengah Bersama Ketua Pansus Covid-19 Lombok Tengah.(Lensanasional.com/ist)
Praya, - GP Ansor Lombok Tengah pada Selasa (7/7) menyambangi DPRD Lombok Tengah. Organisasi yang di ketuai oleh Wahyu Satriadi ini di terima oleh Tim Pansus Covid-19 di ruang rapat AKD. Rombongan Wahyu ini menyampaikan berbagai hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan Covid-19 yang dinilainya tidak jelas.

"Sampai sekarang kelanjutan dari JPS Bersatu ini masih belum ada kabarnya lagi, malah info yang kami dapatkan JPS dari Pemda Lombok Tengah ini akan di kurangi dari 600 ribu menjadi 300 ribu rupiah yang akan dibagikan sampai Desember 2020. Tapi belum ada eksekusinya sampai saat ini," ungkap Wahyu.

Hal sama disampaikan Ahmad Wahyudi, tokoh pemuda Desa Bunut Baok. Menurut informasi dari pemerintah desa bahwa JPS Bersatu ini akan mengalami perubahan tapi pelaksanaannya seolah lenyap tanpa kabar.

"Malah simpang siur ada lagi JPS perluasan berbentuk sembako, tapi mana dan kapan? Kami minta penjelasan," tegas Ahmad.

Selain itu GP Ansor juga menyoroti mahalnya biaya Rapid Test yang mencapai angka Rp. 500 ribu per sekai test. Menurut Wahyu ini sangat memberatkan, terutama untuk mahasiswa yang kuliah di luar daerah. GP Ansor melihat ini jangan kemudian menjadi peluang adanya permainan tarif dan proses dari Rapid Test itu sendiri.

"Masker saja ini tidak jelas distribusi dan jumlah riil-nya, jangan Rapid Test jadi lahan ketidakjelasan yang baru. Info rencana pemda mau test massal ini asumsi anggarannya besar sekali," kata Wahyu yang juga merupakan tokoh pemuda Kopang Rembiga ini.

Berdasar data dan informasi yang diterima oleh GP Ansor, distribusi jumlah masker di desa-desa oleh Pemda Lombok Tengah memang tidak sesuai dengan ajuan awal yang berpatokan pada jumlah penduduk desa terkait. Banyak desa yang hanya menerima sebagian saja.

"Kami katakan ini terjadi di semua desa, terus kemana sisa maskernya? Apakah ini memang jumlahnya benar 2 juta atau tidak? Bertemu Bupati kami siap beberkan temuan," lanjutnya.

Menanggapi hal-hal yang disampaikan GP Ansor tersebut, Suhaimi SH dan  tim pansus akan menjadikan itu sebagai materi konsultasi lanjutan dengan pihak pemda. Suhaimi juga menginformasikan bahwa masker ini pada anggarannya tidak memasukkan biaya distribusi, "Jadi cukup aneh sekali .. bagaimana pengadaan barang tapi tidak ada ongkos antar-antarnya."

Suhaimi menyayangkan Bupati Lombok Tengah tidak menggunakan kuasa diskresinya untuk bekerja sebaik-baiknya, "Lamban sekali, jadi memang di rasa perlu kita mengadakan paripurna untuk ajukan hak interpelasi atas semua hal tersebut," tegas Suhaimi.

Terkait dengan Rapid Test, walaupun ini merupakan aturan keharusan tapi memang rentan menjadi ladang bisnis di tengah pandemi.

"Rapid itu bukan untuk mengecek atau mendeteksi virus corona, tapi hanya menguji anti bodi saja. Kita usul ditiadakan saja," tutupnya.(Ln-02)

NTB Wacth Mendukung Pemerataan Pembangunan di Daerah Papua

Foto: Webinar NTB wacht. (Lensanasional.com/ist)
Mataram- NTB WATCH menginiasi WEBINAR dengan membedah program pemerintah untuk tanah Papua. Diskusi yang berlangsung dengan mengundang ikut serta beberapa aktivitas pemuda di NTB. Selasa, (7/7).

Diantaranya ikut serta sekretaris DPD KNIP NTB yang menyatakan bahwa terobosan pemerintah untuk sekarang ini sangat luar biasa dikarenakan semua masyarakat merasakan manfaatnya,

"Contohnya masyarakat bisa menjual hasil taninya ke pasar dengan biaya yang lebih murah serta memotong rantai distribusi yang agak panjang sehingga harga bahan pokok tetap setabi,"ungkapnya.

Sementara menurut, Stenly Reynord Fatie aktivis Papua yang juga sebagai narasuber dalam webinar tersebut mengatakan bangga atas perhatian pemerintah terhadap papua, jika melihat kebelakang dari masa ke masa papua memang tidak pernah luput dari pantauan pemerintah

"Hanya saja tingkat keberhasilan dari program pemerintah memiliki tingkatan tingkatan," katanya.

Selanjutnya, Sutisna mahasiswa Universitas Indonesia mengatakan dengan adanya keberhasilan pemerintah membuka daerah terisolasi 3.259 kilometer di Papua dan 1.071 kilometer di Papua Barat yang di rencanakan di masa pemerintah BJ Habibi namun sekarang sudah terealisasinya.

"Artinya dia juga merasakan keberhasilan pemerintah saat ini," terang Sutisna.

Kemudian ia menambahkan, Intinya adalah pembangunan atau program pemerintah di Papua tersebut sangatlah besar manfaatnya dan di rasakan semua masyarakat.

Sematara itu, Wakil Ketua NTB Wacth Muhammad Shalihin akan  mendukung perogram pemerintah yang membuat kebijakan pemertaan perhatian terhadap kemajuan daerah di seluruh Indonesia.

Friday, July 3

Dukung Pariwisata, LTNU NTB Rencana Akan Undang Youtuber se NTB

Foto: Ketua LTNU NTB saat Menyampaikan Rekomendasi Via Daring. (Lensanasional.com/ist)
Lensanasional.com, MATARAM - LTNNU NTB menggelar diskusi webinar pariwisata dalam menghadapi era new normal bersama para pemangku kebijakan dan para pengusaha hotel dan restaurant di Nusa Tenggara Barat, Jumat, (3/7/2020).

Kegiatan yang bertema New Normal dan Industri Pariwisata ini menghadirkan beberapa narasumber dibidang pariwisata, diantaranya Kepala Dinas Pariwisata NTB L. Paozal, Ketua PHRI Ketut Waloni, Ketua GIPI NTB Awan Aswinabawa, Komisaris ITDC Irzani, Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB Abdul Rauf, dan Sekda NTB sebagai keynote speaker. 

Beberapa catatan penting sekaligus rekomendasi yang diusulkan oleh LTNNU NTB disampaikan langsung oleh Suaeb Qury, yang pertama adalah LTN-NU NTB akan menfasilitasi para mahasiswa dan pelajar di NTB melaksnaakan kegiatan lombo video film pendek yang bertema "ayo datang ke NTB Bisa (bersih,indah, santun dan aman)"

Yang kedua, untuk memobilisasi promosi parisiwata NTB bisa, LTN NU NTB akan mengundang para youtuber NTB untuk sharing dan bincang, bagaimana melibatkan para youtuber NTB untuk melakukan promosi pariwisata NRB dakam berbagai konten-konten menarik. 

Yang ketiga, pemerintah daerah harus Msmikiran dan mengambil langkah dalam upaya relaksasi dan kredit bagi para pelaku dan pegiat yang terkena dampak langsung akibat pandemi ini. 


Yang keempat adalah menerapkan protokol covid harus menjadi prioritas, serta biaya rapid tes dan swab harus dianggaran oleh pemerintah.

Yang terakhir adalah sudah saatnya dinas pariwisata NTB mengembalikan pariwisata halal turisme yang telah lama tenggelan. 

"Pemprov harus melaksanakan langkah-langkah yang kami rekomendasikan ini, saya rasa dengan ini pariwisata NTB insyaAllah akan pulih kembali, perekonomian NTB akan bangkit sebagaimana biasanya, dan NTB akan kembali mendunia," kata inisiator webinar LTN NU NTB Suaeb Qury. (LN2)

Datangi Polda NTB, cipayung Plus Diskusikan Kondusifitas NTB Menjelang Pilkada

Foto: Cipayung Plus Saat Memberikan Penghargaan Kepada Kapolda NTB. (Lensanasional.com/ist)
Lensanasional.com, MATARAM - Organisasi Kemahasiswaan yang tergabung dalam cipayung Plus, para ketua Umum HMI,PMII,IMM, KMHDI, KAMMI, dan PGK NTB mendatangi Polda NTB dalam rangka silaturrhami dengan Kapolda NTB untuk menyampaikan aspirasi para pemuda yang ada di NTB, Kamis (2/6).

Mengawali pertemuan Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal SIK menyampaikan ucapa. terimakasih kepada para ketua Umum OKP yang telah mau bersilaturrahmi.

"Saya ucapkan terimakasih kepada adek-adek semua telah mau berkunjung untuk silaturrahmi, hal ini sangat penting kita lakukan untuk menjaga sinergitas," ungkap Kapolda.

Dikatakannya, di moment Hari Bhayangkara ke 74 Polda NTB mendapat sebuah kado istimewa dengan menangkap bandar Narkoba terbesar di NTB dengan jumlah barang bukti sebanyak  3 Kg dan ini merupakan sebuah kado terindah bagi Polda NTB.

Adapun hal yang di sampaikan oleh perwakilan masing-masing OKP di awali Ketua Umum HMI Badko Nusra Rizal Mukhlis,

"Terkait masalah kondusifitas khusus nya di wilayah bima, kami berharap kepada pak kapolda untuk bisa duduk bersama teman-teman akfitis yang ada di wilayah sana, sehingga apa yang menjadi aspirasi mereka bisa di dengarkan langsung oleh pak kapolda," kata Rizal.

Disampaikan Ketua Umum PKC PMII Bali Nusra Aziz Muslim, bahwa persoalan kondusifitas yang ada di wilayah Bima sangat penting di lakukan pendekatan secara emosional dan begitu pula dengan kondusifitas menjelang pilkada di beberapa daerah di NTB,

"Menjelang pilkada serentak di NTB kami berharap dari semua pengurus OKP dan Polri di NTB nanti nya bisa melakukan deklarasi pilkada damai," harap Aziz Muslim.

Menanggapi aspirasi dari semua perwakilan OKP Kapolda NTB sangat mengapresiasi masukan yang di berikan.

"Ini masukan yang sangat bagus semua aspirasi dari adek-adek sangat luar biasa, insya allah dalam waktu dekat saya akan jadwal kan ke bima untuk mengajak teman-teman OKP yang ada di sana kita duduk sambil ngopi dan diskusi sekaligus menyerap aspirasi,"pungkasnya.

Friday, May 22

Donasi Sobat Ambyar menyasar Pelosok Lombok

Bumigoranews.com, (Lombok barat) -Pembagian Paket Sembako Sobat Ambyar Didi Kempot untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19 seluruh Indonesia bekerjasama PBNU dan Kompas TV

"Sumber Donasi yang berasal dari Konser Amal Dari Rumah Didi Kempot yang ditayangkan di Kompas TV,"

Lokasi paket bantuan yang disalurkan sepulau Lombok diantaranya Lombok Timur,  Lombok Tengah, Lombok Utara,  Kota Mataram, dan Lombok Barat

"Tenis pembagian dengan mendatangi para penerima manfaat secara langsung," kata Saprudin Ketua LAZISNH NTB, Kamis (21/05/2020) kemarin.

Saat pelepasan sembako, ketua Saprudin mengungkapkan rasa terimakasih atas donasi seluruh sobat ambyar setanah air,  hari ini masyarakat lombok sangat bahagia sekali mendapatkan bingkisan sembako dari Konser Amal Dari Rumah Didi Kempot yang ditayangkan di Lombok TV.

"Semoga amal sosial ini menjadi wasilah untuk wabah covid-19 ini segera berakhir,  terkhusus untuk almarhum Disi Kempot semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Terimakasih juga kami sampaikan kepada PBNU dan NU Care-Lazisnu PBNU yang telah mempercayakan pendistribusian paket ini kepada kami di NTB," ungkapnya.

Sementara itu, Nenek Kinun Dusun Pondok Buak Desa Batu Kumbung Lombok Barat Sambil terbaring sakit mengucapkan, Terimakasih kepada NU dan Kompas TV, mudah-mudahan Didi Kempot diberikan surga oleh Allah SWT.

LKI: Penguatan Semua Tokoh Menjaga Kebinekaan dan Keberagaman Penting

.Lombok Tengah, - Dalam situasi covid-19 perlu diberikan semangat penguatan elmen semua tokoh untuk tetap menjaga kebhinekaan dan keberagaman di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

NTB merupakan daerah yang memiliki keberagaman beragama, suku ras, yang banyak agar terus dijaga oleh emua elmen agar ikut berperan guna menjaga Kondusifitas.karena penguatan terhadap para tokoh untuk membangkitkan semangat kebhinekaan dan keberagaman ditingkatkan.

"Peran tokoh agama, adat merupakan tonggak penting dalam menjaga Kondusifitas kenyaman didaerah kita. Jangan sampai ada isu-isu yang dapat memecah belah," ungkap Oji Ketua lombok Kreatif Institut Lombok Tengah di Ponpes Nurul Iman Pusok , Jumat (22/05/2020).

Ditambahkan, bahwa harapan teman-teman LKI dari dialog yang diselenggarakan dapat berperan aktif semua tokoh ditingkatkan dalam segala lini agar kebijakan  bersifat pembangunan tidak terjadi gejolak.

Ketua Bidang Media dan Jaringan Lembaga Publik Institut NTB Gde Suliyati Jari mengatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan bahasa.

Kemajukan itu terjalin dalam satu ikatan bangsa Indonesia
sebagai satu kesatuan bangsa yang utuh dan berdaulat. Kemajemukan bangsa Indonesia
tidak hanya terlihat dari beragamnya jenis suku bangsa.

"Tapi terlihat juga dari
beragamnya agama yang di anut penduduk. Keragaman Indonesia adalah kekayaan sekaligus berkah bagi bangsa Indonesia.
Pada waktu ideologi Negara Indonesia ini di ramu, para Founding Father kita
bahkan tidak hanya memperhatikan sisi agama dan adat budaya saja, namun juga ideologi politik yang tumbuh di Indonesia," ungkap Sulyati.

Menurutnya, waktu itu semua kelompok hanya punya cita-cita bersama, yakni membebaskan semua wilayah dari penindasan, meraih kemerdekaan, dan membentuk suatu tatanan bersama dalam sebuah negara yang berdaulat.

"Disini kita bisa mengambil sebuah simpul bahwa keberagaman itu adalah sebuah kekuatan. Dalam perjalanannya, keberagaman itu seringkali menemukan ujiannya. Ini muncul dalam pemahaman tentang seperti apa kehidupan sosial ini bersandar," tegasnya.

Tumbuhnya perasaan kedaerahan dan kesukuan yang berlebihan dapat mengancam keuntuhan bangsa dan negara. Sehingga perlu adanya kerukunan antar suku pemeluk agama, dan kelompok-kelompok sosial.

"Itu bukan hanya peran pemerintah tapi juga adanya keinginan bangsa Indonesia untuk tetap bersatu mempertahankan kebhinekaan," tambahnya.

Selanjutnya Ketua GP Ansor Lombok Tengah Wahyu Satriadi menyampaikan bahwa Peran Tokoh dalam Stabilisasi Warga, Setiap orang dan kelompok orang lahir berbeda dan dengan pendapat yang berbeda-beda pula. Jika perbedaan tersebutkan mengeras dalam kehidupan sosial bermasyarakat akan rentan menimbulkan gesekan.
"Kehadiran tokoh agama, pemuda, adat dan tokoh-tokoh lainnya akan sangat penting dalam rangka mengkosolidasi setiap keberbedaan di masyarakat yang dipertentangkan," tegas Wahyu.

Semua pihak bahkan tokoh masyarakat jangan terlalu mengedepankan egoisme dan keinginan masing-masing. Semuanya harus didudukkan dalam bingkai musyawarah dengan tetap berpegang pada kearifan (Lokal wisdom).

Sementara itu, Ketua yayasan Ponpes Nurul Iman Ustad Alimudin mengatakan bahwa peran penting tokoh agama sangat penting, jangan sampai terjadi perbedaan beragama ditengah masyarakat karena agama rentang dijadikan sebagai isu konflik sosial.

"Karena di negara kita beragaman budaya suku ras, agama,  mari dijadikan perbedaan beragama dijadikan hikmah untuk tetap bersilaturrahmi antar sesama tokoh beragama," kata Alimudin.

Tambahnya, berterimakasih dalam kepada rekan-rekan Lombok Kreatif Instutit Lombok Tengah yang sudah melaksanakan kegiatan semacam ini agar dapat memberikan atau menumbuh kembangkan semangat untuk para tokoh kita yang sudah hadir.

Friday, April 24

Tim Semeton Sanusi Bagikan Paket Sembako Anggota Dewan Tohri

Foto. Muhamad Sanusi Sedang Membagikan Sembako Kepada Warga di Respang Dusun Tanak Kaken Desa Bakan. (Lensanasional.com/ist)
Lensanasional.com, Lombok Tengah - Relawan anggota Dewan Kabupaten Lombok Tengah Dapil II, Tohri turun memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat di Respang dusun Respang Desa Bakan.

Tim Relawan M. Sanusi Paket sembako yang disalurkan berupa beras, minyak goreng kami peruntukkan kepada masyarakat yang tidak terdata di PKH dan bpnt atau bantuan lainnya.

Menurut Sanusi, penyaluran paket sembako yang disalurkan DRPD Kabupaten Lombok Tengah Fraksi Partai Nasdem, sebagai bentuk upaya kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat gang terdampak Covid-19 terlebih masyarakat kurang mampu.

"Kami sebagai tim relawan siap membantu menyalurkan kepada masyarakat, dan kami ucapkan terimakasih, penyaluran ini dilakukan di titik yang kedua," ucap Sanusi, Jumat 24/04/2020.

Saat ditemui di rumahnya, Tohri mengungkapkan bahwa kegiatan penyaluran paket sembako merupakan perintah dari Surya Paloh ketua umum Partai Nasdem.

"Dan Insya Allah kegiatan ini bisa bermamfaat bagi warga yang membutuhkan," pungkas Tohri.