Wednesday, February 26

Audensi Bersama PT.Lakey Tourism, ASPEK Minta Trasnparasi Soal Dana CSR

Foto : ASPEK ketika audensi bersama PT.Lakey Tourism (Lensanasional.com/ist).

Dompu, Lensanasional.com | Asosiasi Pemuda Kecamatan Hu'u (ASPEK) Gelar audensi dengan PT. STM. Lakey Tourism Information Center_bersama PT. STM "Mengenai amanah UUD "Kewajiban Perusahaan Tambang melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR). Pasal 74 ayat (1) UUD Nomor 40 tahun 2007. (Rabu/26 Februari 2020/Aula PT. STM gedung pertama). Rabu, (26/02/20).

Dalam diskusi itu, Hendra selaku Coordinator Lembaga Swadaya (ASPEK) menyampaikan prolog terkait dengan audensi "Mengharapkan kepada pihak PT. STM :

1. Mengimplementasikan dana CSR sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berbasis pemberdayaan yakni peningkatan skil atau mutu masyarakat Kecamatan Hu'u sehingga mampu berdaya saing dalam dunia kerja seperti pelatihan K3 dll.
2. Prioritaskan usulan program kerja di masing-masing Desa melalui Fasilitator Desa (8 Desa) harus lebih menyentuh kepada kebutuhan petani, karena masyarakat Hu'u mayoritas petani.
3. Berapa besar Dana CSR di peruntungkan oleh masyarakat Kecamatan Hu'u.?.

Diskusi pun berjalan dengan lancar sehingga di tanggapi oleh pihak yang mewakili PT. STM sewalaupun ada jawaban yang tidak berani mereka jawab termasuk pertanyaan nomor 3 yang berkaitan tentang nominal CSR di peruntungkan masyarakat kecamatan Hu'u.

Setelah itu muncul pertanyaan sekaligus mengevaluasi dana CSR, dan turut dihadiri pemuda yang mewakili masing-masing Desa ada dari Desa Adu, Desa Cempi Jaya, Desa Jala, Desa Daha, dan Desa Hu'u yang berorientasi kepada penerapan Dana CSR.

Kemudian muncul beberapa usul saran mengenai penggunaaan Dana CSR oleh pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam (ASPEK).

1. Mengenai transportasi/kendaraan dan beasiswa tidak mampu bagi siswa dan siswi.
2. Gunakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Hu'u sekaligus jadikan mitra PT. STM untuk dijadikan Mitra centralisasi kegiatan peningkatan SDM yang siap kerja.
3. Membangun Tempat pembuangan akhir (TPA) skala kecamatan Hu'u
4. Lakukan pemeriksaan kesehatan gratis 1 kali perbulan.
5. Jangan jadikan tempat cagar budaya seperti (PUMA) sebagai tempat operasional perusahaan.
6.Maksimalisasi kebutuhan pariwista,pertanian, ekonomi berkelanjutan.

Diskusi rutinitas ini juga berjalan dengan interaktiv dibuktikan dengan tanggapan pihak PT. STM akan memprioritaskan terkait dengan usulan peserta audensi yang tergabung di (ASPEK).

Tuesday, February 25

Mahasiswa Lombok Tengah Tolak Hoax dan Intoleransi.


LOMBOK TENGAH | Dialog Publik  yang di selenggarakan oleh BEM IAIQH Bagu dg tema "penguatan budaya literasi masyarakt dalm rangka penyebran hoax dan paham intoleran ", Aula Kampus IAIQH Bagu, Kecamatan Pringgarata. Selasa, (25/2/20).
Dialog ini diadakan karena keresahn  yang dirasakan mahasiswa IAIQH khususnya BEM beserta jajarannya, yang dimana budaya toleran itu sudah tidak terasa di tengah-tengah kita, maka dari itu BEM IAIQH berinisiatip   mengadakan dialog ini supaya toleransi di tengah-tengah kita hidup kembali .

Seperti yg dikatakan ketua BEM IAIQH dalam sambutan nya, "Negara kita ini adalah negara hukum bukan negra islam . Jadi toreransi kita harus ada ,toleransi ini ini akan ada apabila  budaya letarasi ditengah kita di hidupkan  dan dibudidayakan  " kata ketua BEM IAIQH 

Ketua BEM IAIQH BAGU menganjurkan " budaya liretrasi menjadi dasar untuk menangkal hal hal yang berbau intoleran" sambung Imam aiqo selaku ketua bem dalam  sambutan nya .

Literasi adalah  suatu kempuan seseorang untuk  menggunakan potensi dan keterampilan dalam pengelihatan  dan pemahaman informasi.

Kanit Humas Polres Lombok Tengah, Amirudin mengatakan, Intoleran lahir karena tidak bisa menerima perbedaan.

"Intoleransi ketidak bersediaan dari  seseorang atau kelompok  untuk menerima perbedaan diri orang lain atau  kelompok lain . Intoleransi begama yg biasa berujung radikalisme " Ungkap Amirudin

"Dan ternyata indonesia itu berada dalam urutan ke 6 menurut kominfo dalam penggunaan internetnya ", kata amiruddin kepada mahasiswa.

Amirudin banyak membahas tentang hoax yang paling  besar penyebaran nya melalui internet . Dia menganjurkn kpd mahasiswa supaya  apa informasi  yg di peroleh jgn buru-buru di publikasikan  ,harus menggali kebenaran berita itu sendiri terlebih dahulu.

"Jadi kalau menyempaikan berita bohong itu dapat terjeta hukum ITE .maka mahasiswa  harus bijak dalam menggunakan teknologi yang digunakan wabil khususnya Hp , supaya bisa menjadi pengguna yang bijak " terangnya.


"Seperti    Saat ini banyak kasus yg masuk di polres loteng terima yang  berkaitan dengan pencemaran nama baik . Maka dari itu di mulai dari mahasiswa untuk meningkat kan budaya literasi supaya toleransi itu tetap terjadi karna kita di indoneaia ini terdiri dari berbagai agama, budaya dan kepribadian , maka dari itu kita sebagai warga NKRI harus toleransi .
 
"Jarimu adalah harimaumu, Karna skarang sekarang itu bukan lidah tapi yg jadi harimau itu jarimu yang mampu membunuh dan menyebabkan  intolereran" tegasnya .

Qamrullah, M. Hi selaku akdemisi memaparkan Klok melihat persfektif islam yg artinya "wahai orang yang beriman kalau ada orang yg memvawakan informasi maka klarifikasilah, Karna ini yang mendatangkan namimah gibah dan lain-lain. Seperti ibarat orang lagi kencing berdiri padahal sebenarnya lagi menyiram tanaman dengan botol. Setiap pandangan org yg jatuh cinta semua akan terluhat benar dan baik sdgkan org yg benci akan tetep menjatuhkan mu .
Intoransi ini " jangan lah anda mencacimaki agama org lain agar agamu tdk di caci belebihan .Tdk toleran skrang terjadi di antara dlm agama itu sendiri karna kita kekurangan literasi dan Karna kurangan informasi.

" Kita itu kurang literatur,  kesepakatan MUI bahwa semua itu memiliki deminsi hukum . Karna literatur banyak maka jd toleransi ."imbunya

Saturday, February 22

INDEK DOMPU Gelar Dialog Publik Antisipasi Kerawanan Konflik.

DOMPU | INDEK DOMPU atau lembaga riset pengembangan konsulting dan advokasi kebijakan pembangunan Dompu Menggelar dialog public dengan tema "Deteksi dini dalam upaya antisipasi berbagai kerawanan ketertiban masyarakat di wilayah NTB" bersama Kapolres Dompu, Anggota DPR Dompu Dan Salah satu Akademisi Di Aula KNPI DPD II DOMPU 22/20.

Dalam Menyikapi Kerawanan Di NTB perlu ada sinergitas Antar lembaga Demi mendeteksi dini sebuah problem Akhir akhir ini, Ketua INDEK Berharap lewat dialog publik ini sebagai salah satu upaya menetralkan situasi saat ini yang semakin mencekam dan mengkhawatirkan. Sangat banyak oknum yang memanfaatkan keberadaan berita yang tidak relevan baik di online maupun surat kabar.

"Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua agar menjadi manusia yang memanusiakan Manusia, Sebab Saat2 ini kerawan di berbagai daerah terutama NTB sangat rawan sekali terjadi sesuatu masalah sosial di luar dugaan kita, nah lewat dialog ini semoga saja adaya upaya antisipasi dini dari stecholder yang terkait " Ujarnya Ardiansyah ketua INDEK.

Kegiatan dialog ini  yang di ikuti utusan dari organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan juga beberapa LSM yang ada di Dompu dengan hikmahnya acara tersebut membuat peserta dialog menyimak dengan seksama materi yang di paparkan narasumber.

Dalam dialog public ada beberapa narasumber yang mengisi Sumiyati Mpd dari kalangan Akademisi Dosen Tetap STKIP  YAPIS DOMPU dari Kapolres Dompu yang Di wakili bapak Abdul Haris.

Wednesday, February 19

Selamat Riadi, Aktivis Alumni PMII Mataram, Ikut Warnai Pilkades Desa Bonder

Dok/ist : Diiringi pendukung, Selamat Riadi, S.Pd resmi maju sebagai calon kepala desa bonder, kec.praya barat. (lensanasional.com).


Lombok Tengah, lensanasional.com | Selamat Riadi yang akrab dipanggil "Rebe" kini maju dalam kontestasi pemilihan kepala desa Bonder. Aktvis alumni PMII Mataram ini dikenal sebagai pemuda yang penuh inovasi dan peduli kepentingan masyarakat. Dicari yang bertepatan dengan pencalonannya, ia juga mengajak semua tim dan relawan bersih-bersih lingkungan desa.


Saat mendaftarkan diri sebagai calon kepala Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, ia diiring oleh pendukung yang sangat banyak ketika menuju Kantor Desa. Rabu, (19/2/20).

Selamat Riadi mengatakan bahwa ia yakin 1000% lolos verifikasi dan menang sebagai Kades Bonder dengan mengusung Visi Terwujudnya Desa Bonder yang Aman, Berbudaya, Berakhlak Mulai dan Berdaya Saing.

"Saya yakin 1.000% lolos di verifikasi dan menang di Pildes 2020 desa bonder dengan VISI : “Terwujudnya Desa Bonder Yang Aman, Berbudaya, Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing”. Tegas rebe dan bertekad mewujudkan Visi tersebut.

Ia mengatakan, bahwa pilkades Bonder merupakan demokrasi cukup terbuka, pasalnya sebanyak 17 bakal calon yang muncul namun bakal calon yang muncul sampai hari ini sampai 7 bakal calon.

"Tepat tanggal 19 Februari 2020, di akhir penutupan pendaftaran pildes serentak 2020, Desa Bonder 7 Balon yang muncul bahkan kemarin 17 balon ini membuktikan demokrasi cukup terbuka." Jelasnya.

"Sebagai balon saat ini yakin dengan Netralitas Panitia Pildes Bonder 2020, balon pula salah satu bagian dari sekian banyak balon adalah putra-putra bonder yang terbaik, sehingga saya yakin bonder ke depan akan mampu bersaing dengan desa-desa lain di ruang lingkup lombok tengah."

Sebagai bakal calon, ia mengajak masyarakat untuk berbenah untuk desa, ia meminta siapapun yang menang nantinya harus di dukung.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat desa bonder mari kita mulai membenah desa yang kita cintai, siapapun akan memimpin desa ke depan mari kita dukung bersama-sama untuk menjalankan Visi dan Misi bila lolos dan menang di pildes sebentar lagi." Pinta Rebe.

Ia juga mengapresiasi semangat para Tim dan relawan menjadi motivasi lolos verifikasi sebagai calon kepala desa.

"Saya yakin akan lolos di verifikasi dan akan memenangkan kontes demokrasi ini, karena saya dengan semangat dan antusias TIM, Relawan dan Simpatisan sangat luar biasa, selama ini mulai dari rencana mencalonkan hingga pendaftaran semangat ini tidak pernah mundur, bahkan semangat 45 dan optimis akan memenangkan pildes 2020 di desa Bonder." Cetusnya.

"Berangkat dari analisis dimana desa bonder bagian dari salah satu desa yang cukup luar biasa, tepat tanggal 19, Feb 2020 ini karena tanggal 20 feb 2020 akan hadir di desa bonder Wakil Presiden ini sangat luar biasa bonder tercatat sebagai salah satu desa di Istana, patut kita banggakan." Ucapnya dengan bangga.

"Selain itu juga pendaftaran kita rangkaikan dengan Bersih Desa, karena salah satu bagian dari Visi dan Misi ke depan, dan alhamdulillah lancar." Tutupnya. (Ist).

Tuesday, February 18

Tingkatkan Kapasitas Keilmuan Kader, KOPRI PC PMII Lombok Timur Gelar SIG



Lombok Timur, lensanasional.com | Dengan bertujuan meningkatkan kapasitas keilmuan kader, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur, menyelenggarakan Sekolah Islam Gender (SIG) Se-Bali-Nusra, yang bertempat di gedung wisma haji Selong Lombok Timur. (18/02/2020).

SIG perdana ini diikuti oleh beberapa utusan dari masing masing Cabang PMII se-Bali-Nusra.

Dengan diadakannya program SIG ini ketua umum PC PMII Lombok Timur (Irwan Safari) berharap ada gebrakan besar dari KOPRI PMII untuk kemajuan pmii dan daerah lombok timur.

Selain program SIG ini, PMII juga akan mengadakan program program lain untuk meningkatkan kapasitas kader demi kemajuan PMII dan Lombok Timur.

“saya sebagai ketua umum tidak selesai sampai agenda ini saja, saya punya gagasan besar yang nantinya akan mencoba membangun program program usaha untuk menunjang perekonomian orgnisasi agar PMII ini bisa mandiri dan melakukan kegiatan kegiatan hebat untuk membantu kemajuan daerah Lombok Timur”. tutup Irwan (ist).

Alhamdulillah, BWM "ATTAQIA" Akan Diresmikan Wapres.


Mataram | Wakil Presiden Republik Indonesia Kiai Ma’ruf Amin besok, Rabu (18/2) dijadwalkan akan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka kunjungan kerja dan peresmian Bank Wakaf Mikro Ahmad Taqiuddin Mansur (ATTAQIA) di Ponpes NU Al-Masyuriah Ta'limussabyan Sangkong Desa Bonder, Kabupaten Lombok Tengah.

Direncanakan Wapres akan berada di Lombok selama dua hari, Rabu dan Kamis dengan beberapa agenda termasuk meninjau rumah tahan gempa di Lingkungan Gontoran Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram dan juga dijadwalkan akan sowan ke Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu untuk bertemu dengan TGH L Turmudzi Badarudin.

Untuk menyiapkan kunjungan kerja Wapres ini, Pagi tadi, Selasa (18/2) dilaksanakan apel gelar pasukan Pam VVIP yang dipimpin Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Dansatgas Pengamanan Wilayah.

Sementara itu, H. Zamroni Aziz, S.Hi., MH. Ketua panitia Silaturrahim dan Peresmian Bank Wakaf Mikro "ATTAQIA" mengatakan, sejauh ini sudah mengundang pimpinan ponpes beserta santri sebanyak enam ribuan orang, " Insya Allah enam ribuan Tokoh Agama (TOGA), Tokoh Masyarakat (TOMA),Guru, Pimpinan Ponpes Se-Pulau Lombok, Tokoh agama lintas agama dll" Ungkap Zamroni Via Whatsapp saat dihubungi Wartawan Lombok Fokus. Selasa, (18/2/20).

Persiapan yang dilakukan di Ponpes Al-Masyuriah Ta'limussabyan Bonder sudah matang dan siap menyambut orang nomor dua di Indonesia, " 2 siswa siswa yg akan nyambut di jalan raya dgn membawa bendara merah putih. Kami kerahkan santri menyambut Kiyai kami yang saat ini menjadi Wakil Presiden" ungkapnya.


"Dua ribuan santri yang akan menyambut dari jalan raya ke areal ponpes" tutup Zamroni Aziz.

Acara dlm Kunker Wakil Presiden di NTB, 19-20 Feb 2020

Hari 1

14.00 Kuliah Umum di Universitas Mataram


15.30 Peninjauan Proyek Pasca Gempa di Gontpran

Hari 2

09.00 Peninjauan Bazaar Mandalika & Pencegahan Stunting.

10.15 Peresmian Bank Wakaf Mikro ATQIA di Ponpes NU Al-Manshuriyah

13.30 Silaturahmi dgn Pengurus APTISI NTB.

Sunday, February 16

KOMPAS Dukung Kejagung Ambil Alih Kasus PUPR Lombok Timur

 

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Selaparang (KOMPAS) memberikan atensi kepada sejumlah kasus tindak pidana korupsi di Lombok Timur, salah satunya yang melibatkan Lalu Mulyadi, Kadis PUPR Lombok Timur. Orang nomor satu di Dinas PUPR Lombok Timur tersebut ditetapkan sebagai tersangka, ia diduga terlibat dalam proyek pembangunan pasar Sambelia yang terindikasi merugikan negara.

Meski menyandang status tersangka, Kadis PUPR Lombok Timur masih bebas kemana-mana, bahkan aktif mengikuti berbagai kegiatan dinasnya. Hal ini bertentangan dengan amanat UU yang berlaku.

"Kami sangat kecewa atas penanganan hukum Lalu Mulyadi, masa orang yang sudah jelas-jelas menjadi tersangka masih bebas berkeliaran kemana-mana, ini bertentangan dengan Pasal 21 ayat 1 KUHP. Ujar Armi Muhammad saat di wawancara.

Seperti yang diketahui mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pasar Sambelia ditetapkan sebagai tersangka, ia diduga menyalahgunakan wewenangnya pada proyek tersebut hingga mengakibatkan kerugian negara.

*Akan menggelar Aksi*

Buntut lambannya proses hukum kadis PUPR Lombok Timur menuai protes dari masyarakat, tak terkecuali dari Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Selaparang (KOMPAS). Mereka mempertanyakan sekaligus geram atas permasalahan tersebut dan mendesak Kejagung RI mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Kami kecewa atas lambannya proses hukum Kadis PUPR Lombok Timur, padahal tindakannya sudah jelas-jelas merugikan rakyat. Jangan mentang-mentang ia orangnya pak Bupati, ia bisa bebas dari tuduhan" Ujar Armi Muhammad.

Lebih lanjut, Armi Muhammad menyebut ada keterlibatan bupati Lombok Timur dalam kasus yang menimpa Lalu Mulyadi.

"Kabar burung menyebut orang nomor satu di Lombok Timur (red; Bupati) menghalang-halangi proses hukum yang melibatkan Lalu Mulyadi tersebut dengan alasannya ia (red; Lalu Mulyadi) bisa fokus menjalankan agenda kerjanya selama periode jabatannya.

Jika isu yang beredar itu benar,  para mahasiswa berjanji akan menyuarakan aspirasi mereka di Kejag RI.

"Ini adalah bentuk pengkhianatan kepada rakyat, Insya Allah minggu depan kami akan menyuarakan aspirasi kami di depan Kejagung RI, kami akan terus mengawal penanganan kasus ini sampai tuntas baik di kejaksaan maupun di pengadilan. Ujar Armi menutup pembicaraanya.

Poin tuntutan

Buntut lambannya penanganan hukum Kadis PUPR Lombok Timur, mahasiswa yang tergabung dalam
Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Selaparang (KOMPAS) akan menggelar aksi di Jakarta, adapaun tuntutan mereka sebagai berikut;
1. KOMPAS akan tetap mengawal penanganan kasus ini sampai tuntas baik di kejaksaan maupun di pengadilan.
2. Mendukung Kejaksaan Agung RI melakukan supremasi hukum kepada bawahan karena terindikasi adanya jual beli kasus.
3. Meminta Kejaksaan Agung RI mengembangkan penyidikan kasus pasar sambelia, karena diduga kuat adanya keterlibatan Bupati yang membeck up kasus ini.
4. Meminta Kejaksaan Agung RI mengusut tuntas semua pihak, terutama Kadis PUPR Lombok Timur