Friday, September 25

Jelang Pilkada, Indek Dompu Gelar Dialog Publik Antisipasi Konflik Sosial di Dompu

 


Dompu - Lembaga Indek Dompu yang merupakan lembaga riset pengembangan konsulting dan advokasi kebijakan pembangunan di Kabupaten Dompu menggelar dialog publik dengan tema penggalangan dan pemetaan terhadap kelompok kepentingan guna antisipasi kearwanan dalam upaya mencegah konflik sosial di kabupaten Dompu.


Hadir sebagai narasumber perwakila. Kapolres Dompu, Pengurus Cabang Nahdatul ulama Dompu dan Camat Kilo, kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Kiwu Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Sabtu 26 September 2020.


Ketua INDEK Dompu, Ardiansyah memaparkan, guna antisipasi ada upaya kelompok lain yang memanfaatkan dan melakukan gerakan-gerakan yang mengarah ingin merusak harmonisasi sosial di sekitar masyarakat.


"Ini menjadi salah satu tugas rumah kita semua agar mampu memberikan edukasi pencegahan konflik sosial di kabupaten Dompu," terang Ardiansyah.


Menurutnya, terutama kalangan orang tua supaya memberikan edukasi yang baik bagi anak di tambah Dompu sangat kritis tindakan kriminal di kalangan muda mudi, pembacokan, panah memanah dan lain-lain apalagi saat sekarang menjelang Pilkada di Dompu, diduga akan mencuat isu-isu mengarah ke provokasi, Anggapannya juga setiap konflik yang terjadi jangan melakukan hal yang anarkis lebih lebih baik menyerahkan pada penegak hukum.


"Yah memang harmonisasi sosial harus kita jaga bersama di tatanan sosial, ini tanggung jawab kita bersama terutama kalangan orang tua agar mengawasi anaknya jangan hanya melimpahkan pada aparat yang menjaganya, saat ini juga Dompu masuk musim pilbub mari kita jaga bersama agar arah demokrasi lebih bermartabat dan berfaedah" ungkapnya.


"Dalam prosentase kehidupan sehari-hari ukhuwah islamiah harus di. Utamakan, " lanjutnya.


Selain itu, Iptu Muslihin mewakili Kapolres Dompu, menyampaikan sangat penting bagi semua pihak menjaga stabilitas politik saat sekarang ini, untuk melakukan hal tersebut perlu waspada agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum.


"Dalam hal kami selaku keamanan mewanti-wanti jangan mudah terprovokasi oleh para pakar provokatif". Ujarnya


Kegiatan dialog ini  yang di ikuti utusan dari kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Dompu.

Thursday, September 24

Cegah Keributan di Dompu, Kapolda dan Danrem/162 WB Kunjungi Posko Bapaslon SUKA



Dompu - Kapolda NTB Irjen. Pol. M. Iqbal, SIK, MH dan Danrem 162 Wirabakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani mengunjungi sekaligus silaturahmi ke Bapaslon H. Syaifurrahman Salman dan Ika Rizky Veryani yang disingkat SUKA, Kamis 24 September 2020 siang.


Pada kesempatan itu, Kapolda NTB menegaskan bahwa tidak ingin terjadinya chaos atau keributan. Apalagi, saat ini di tengah era pendemi Covid 19.


Untuk itu, Kapolda NTB meminta Bapaslon SUKA untuk menghimbau kepada tim sukses atau massa simpatisan untuk mematuhi dan menerapkan Protokol kesehatan.


Selain itu, Kapolda NTB mengharapkan untuk mengendalikan tim sukses atau simpatisan agar sama-sama menjaga keamanan di Dompu.


"Kapolda berharap kepada Bapaslon SUKA untuk mengendalikan tim sukses dan massa simpatisannya agar tidak melakukan aksi blokde jalan sehingga Pilkada 2020 berlangsung tetap aman dan damai," Kata Iqbal.


Lewat kesempatan itu juga, Kapolda menghimbau kepada Bapaslon SUKA untuk membantu pihak Kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan atau Covid-19.


Di tempat yang sama, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama, untuk itu diminta ke Bapaslon SUKA untuk menghentikan aksi massa pendukungnya.


"Kami mengharapkan kepada tim sukses atau massa simpatisan untuk tetap mematuhi dan menerapkan Protokol kesehatan Covid-19 sehingga tidak bertambahnya klaster baru," kata Hujaifah yang dikutip dari penyampaian Danrem 162/WB.


Sementara, H. Syaifurrahman Salaman selaku Bapaslon SUKA menanggapi bahwa untuk sekarang tahapan sudah memasukkan dokumen laporan ke Kantor Bawaslu Kabupaten Dompu. Dan pihaknya sudah menghimbau tim sukses dan massa simpatisan agar menghentikan kericuhan.


"Sesuai Deklarasi pernyataan sikap, kami mematuhi protocol kesehatan pada saat di Polda NTB maupun di Polres Dompu dan kami telah menghimbau dan mengajak tim sukses atau masa simpatisan untuk mematuhi dan menerapkan Protokol kesehatan guna terselenggaranya Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat," kata Hujaifah yang kutip dari pernyataan Syaifurrahman Salman.


"Kami berharap ini bisa dimediasi dan kami siap menjaga stabiltas keamanan Kabupaten Dompu selema Pilkada 2020 berlangsung," sambung Syaifurrahman Salman.


Sedangkan tanggapan Ika Rizky Veryani selaku Bapaslon SUKA meminta dengan tegas bahwa hukum itu ditegakkan kepada seluruh elemen masyarakat bukan dikuasai oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan.


Selain itu, Cika juga menyampaikan permohonan maaf dengan ketidak nyamanan masyarakat atas apa yang sudah dilakukan massa simpatisan atau pendukung SUKA.


"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak terutama aparat Kepolisian dan TNI atas hal yang dilakukan tim sukses atau masa simpatisan yang mengganggu Kamtibmas di wilayah Kabupaten Dompu," ucap Cika.


Ikut hadir pada kesempatan itu, Direktur Intelkam Polda NTB Kombes Pol Drs. Susilo Rahayu Irianto, Direktur Binmas Polda NTB Kombes Pol Beny Bashir Warmansyah, S.IK


Kemudian, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH.SIK, Dandim 1614 Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom dan tim sukses atau masa simpatisan SUKA sekiatar 40 orang.


Kegiatan kunjungan dan silaturahmi Kapolda NTB dan Danrem 162/WB beserta rombongan ke Bapaslon SUKA berakhir sekira pukul 14.50 Wita dan berjalan dengan situasi Kamtibmas yang aman dan Kondusif.

2 Tahun Memimpin NTB, Zul-Rohmi Hadirkan Maha Desa Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi



Mataram,- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusra menggelar dialog interaktif terkait 2 Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi dengan tema "Pertumbuhan Ekonomi dan Nurut Tatanan Baru ditengah Wabah Covid-19" di Mataram Squere. Kamis (24/9/20).


Dalam diskusi tersebut, Direktur PT. Gerbang NTB Emas, Samsul Hadi mengungkapkan bahwa Maha Desa Akan menjadi solusi pertumbuhan ekonomi NTB.


"Maha Desa ini menjadi solusi ekonomi, karena pada dasarnya sistem yang di pakai yakni menghidupkan rantai ekonomi," ungkap Samsul Hadi.


Lebih lanjutnya lagi, Hadi menjelaskan program Maha Desa sudah bekerjasama dengan sebagian BUMDes.


"Kita kerjasama dengan BUMDes, di Kuripan Utara sudah mulai berjalan. Rencana kami agar semua BUMDes bisa jalan. Karena disana bisa masukkan katalog dan pakai  sistem android untuk penjualan," lanjutnya.


Sementara itu, Asisten III Gubernur NTB, Ir. Ridwansyah Msc  MM., MT mengatakan bahwa industrialisasi memang menjadi tugas pemerintah, saat ini pemerintah sedang menggarap peraturan gubernur terkait pengembangan UMKM.


"Kami sedang menggarap pergub untuk membela, membeli dan mencintai produk lokal dalam rangka mendukung industrialisasi," terangnya.



Direktur Pembiayaan Bank NTB Syarifah, Muhamad Usman meminta agar mahasiswa membantu pemerintah bukan hanya mengkritik pemerintah.


"Tantangan Gubernur yakni industrialisasi. Pemerintah tidak bisa sendiri, harus ada mahasiswa yang membantu karena tugasnya sebagai agen of change," ungkapnya.


Ketua PKC PMII Bali-Nusra, Aziz Muslim yang menginisiasi acara mengatakan bahwa 2 Tahun kepemimpinan Zul-Rohmi sudah mulai menunjukkan hasil, acara yang digelar sebagai ajang evaluasi serta awal sinergi pemerintah dengan para aktivis menumbuhkembangkan ekonomi.


"Kita sebagai aktivis harus tetap kritis namun jangan sampai melupakan hasil karya orang. 2 Tahun  Zul-Rohmi ini kita bisa melihat bahwa banyak UKM yang dirangkul melaui PT. GNE yang didistribusikan melalui JPS Gemilang," Terangnya.


Hadir dalam acara tersebut, Akbp Artanto SIK., MIK, Ir. Ridwansyah Msc  MM., MT. Asisten II Gubernur NTB Bidang Ekonomi Samsul Hadi Direktur PT. GNE, Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Muhamad Usman, HMI, IMM, GMNI dan sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus.

Wednesday, September 23

PMII Dompu Sarankan Pendukung Calon Yang Tidak Lolos Tempuh Jalur Hukum



Dompu, - Guna mendukung Pilkada sukses ditengah pandemi covid-19 dengan tanpa ada gejolak ditengah proses, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Dompu meminta bakal calon yang tidak lolos menempuh jalur hukum.


"Masih bisa menempuh jalur hukum. Jangan menggerakkan masa untuk kepentingan sesaat, kasian masyarakat jika nanti positif Covid cluster aksi pilkada," ungkap Sarif Ketua PC PMII Dompu, Kamis 24 September 2020.



Lanjut, Sarif mengatakan agar pasangan Calon Pilkada lebih memperhatikan pendukungnya agar tidak terjadi gejolak antar sesama pendukung terlebih saat ini Pilkada dilaksanakan ditengah wabah Covid-19.


"Kami minta agar amarahnya diredam dan menempuh jalur hukum. Jangan ada aksi apalagi sampai perang saudara. Aksi ditengah Covid juga bisa sangat berbahaya," Tambahnya.

Terlebihnya, PC PMII Dompu menyarakan agar Calon dan pendukung lebih memperhatikan protokol kesehatan dalam proses tahapan Pilkada harus dijalankan.


"Mari kita hargai aturan Protokol kesehatan yakni  dituangkan di Pasal 49 Ayat (1) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Non-alam," ajaknya.

FORMAT KSB Gelar Diskusi Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme



Sumbawa Barat- Forum Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (Format) kabupaten Sumbawa Barat menggelar Diskusi tentang pencegahan paham radikalisme dan terorisme, Rabu, (23/9) hal tersebut guna merespon maraknya paham-paham baru dimasyarakat


Ketua Format Sumbawa Barat, Ifan Supriadi,S.Pd.i dalam sambutannya mengatakan bahwa KSB sedang dalam ancaman kelompok yang beraliran radikalisme dan terorisme,  gerakan yang dibangun sudah cukup masif dimasyarakat dan kelompok tersebut sudah menyebar luas di kabupaten Sumbawa Barat.


"Sehingga saya berharap diskusi yang digelar untuk bisa merumuskan semua persoalan yang terjadi di masyarakat desa masing-masing" katanya.


Irfan Supriadi yang juga merupakan Pengurus PCNU Sumbawa Barat menyebutkan dari hasil kajian yang dilakukan dilapangan. kita lihat dari sejauh mana identitas paham ini sudah dikenal ditengah mansyarakat.


"kami pastikan masih belum banyak yang mengenal paham ini apalagi mengetahui tujuan dari kelompok penganut paham ini. Bahasa kreennya Personal Branding kelompok ini masih belum semua mengetahui siapa mereka, dari mana mereka, maksud mereka kesini apa" jelasnya.


Oleh karena itu dalam diskusi yang digelar akan juga disajikan terkait dengan maksud dan tujuan hingga strategi yang dibangun oleh kelompok-kelompok Radikal tersebut.


Dalam kesempatan yang sama intelektual Muda Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumbawa Barat Abdul Gafar, S.AP Mengatakan yang perlu diantisipasi oleh masyarakat adalah ketika ada dakwah atau ceramah yang menjurus pada menghilangkan kepercayaan masyarakat terlebih ingin merongrong pemerintahan yang Sah.


"Biasanya mereka lebih pada perubahan sistem yang berlaku di Indonesia yang kemudian ingin digantikan dengan menerapkan system baru yang mengarah pada kekhilafahan" ungkapnya.


dia menjelaskan jika menemukan atau mendapati kelompok atau personal yang intoleransi, dengan narasi menyimpang. Jangan langsung menjustifikasi bahwa mereka benar termasuk dalam kelompok tersebu.


"Ada baiknya melaporkan dengan bercerita dalam kertas laporan dan dikirimkan ke Format maupun NU. Teman-teman bisa mengunjungi saya pribadi atau Lembaga Format KSB" tuturnya.

Friday, September 18

Dewan Apresiasi Keinginan Gubernur NTB Merubah Dompu



Mataram -Anggota DPRD Dapil VI,  Guru To'i atau Akhdiansyah apresiasi wacana gubernur ingin merubah dompu menjadi sentra pertumbuhan ekonomi.


"Wacana bapak gubernur ini mantap, dan saya siap kawal," Ungkap Akhdiansyah saat diwawancarai media di UNU NTB, Jum'at (18/9/20).


Ia mengatakan bahwa wacana pak gubernur ini menjadi prioritas untuk dikawal apa lagi wilayah dompu mempunyai segudang kekayaan Sumber Daya Alam.


"Kita kawal wacana pak gubernur, ini harus terealisasi agar tidak menjadi wacana media saja. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan pak gubernur yakni penumpangnya," tegasnya.


Pria asal dompu ini menjelaskan ada tiga aspek yang harus menjadi prioritas untuk menjadikan Dompu menjadi sentra ekonomi.


"Penguatan infrastruktur dasar yang harus dimulai oleh pak gubernur untuk menunjang dompu menjadi sentra ekonomi," jelasnya.


Lebih lanjutnya lagi ia mengatakan  bahwa penguatan SDM dan penyerapan SDM menjadi hal yang terpenting yang harus disiapkan.


" selanjutnya harus mempersiapkan pendidikan praktis seperti sekolah Informal, Sertifikasi kerja dan penguatan skill. Sehingga masyarakat lokal bisa menjadi tenaga terdidik serta ahli dibidang masing-masing nantinya, bukan mendatangkan dari luar," terangnya.


Ia juga mengatakan bahwa penyerapan tenaga lokal menjadi Konci kesuksesan wacana gubernur.


"Pengarusutamaan tenaga lokal jangan lupa. Banyak perusahaan dan tambang yang ada di Dompu akan tetapi masyarakat hanya jadi penonton. Jangan sampai nanti sudah jadi sentra ekonomi masayarakat tetap jadi penonton,"


Pria yang aktif hampir puluhan tahun di NGO ini mengatakan bahwa penting bagi Dompu untuk disupport dan dijadikan sentra ekonomi.


" support paling utama yaitu APBD, sehingga bisa membangun infrastruktur dasar, pendidikan informal serta sertifikasi kerja yang nantinya berdampak pada lapangan kerja dan penyerapan tenaga lokal," pungkasnya.

Sambut HUT TNI Ke - 75, TNI dan Polri Bangun Sinergi Dengan Semua stakeholder di NTB

Danrem 162/WB sedang membagikan paket sembako.(Lensanasional.com/ist)


Mataram– Kegiatan olahraga bersepeda sejauh 75 kilometer digelar oleh Korem 162/WB dirangkai dengan pemberian Piagam Penghargaan kepada Tim Medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prov. Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Bakti Sosial (Baksos) donor darah dan pemberian paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 tahun 2020, Jumat (18/9/2020).


Kegiatan yang diikuti oleh personel TNI baik TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri jajaran Polda NTB serta para Goweser se-Kota Mataram tersebut start di Hotel Lombok Astoria Kota Mataram dilepas oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, didampingi oleh Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM dan Ketua KONI NTB menuju ITDC Kuta Mandalika Kabupaten Lombok Tengah sambil memberikan piagam penghargaan kepada para medis di cek poin pertama RSUD NTB, memberikan paket sembako dan masker kepada masyarakat terdampak covid-19 di cek poin kedua lokasi Tembolak Kota Mataram, pembagian masker kepada masyarakat di cek poin ketiga Gudang Bulog Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.


Tiba di titik finish Bazaar Mandalika komplek ITDC Kuta Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, peserta disambut oleh Kapolres Loteng, Ketua Pengadilan Negeri Praya, Asisten II Setda Loteng dan Kasdim 1620/Loteng dilanjutkan dengan kegiatan Baksos donor darah dan pembagian sembako kepada masyarakat serta penarikan undian dan pembagian hadiah kepada pemenang Doorprize.


Dalam wawancaranya dengan awak media, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, mengatakan, menyambut dan memeriahkan HUT TNI ke-75 tahun 2020 ini sesuai dengan tema yang diberikan dari komando atas adalah “Bersinergi Untuk Negeri” maka jajaran TNI dan Polri yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersinergi dengan semua stakeholder yang ada di NTB, baik dengan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan sebagainya, melaksanakan kegiatan donor darah dan pemberian paket sembako kepada masyarakat.


“Kemudian sesuai dengan arahan dari pimpinan yaitu agar selalu berolahraga, maka kami laksanakan olahraga hari ini dengan bersepeda sesuai dengan HUT TNI ke-75 kami bersepeda sejauh 75 kilometer dari Mataram menuju Mandalika agar kita sehat, karena kalau badan sehat Insyaa Allah tidak mudah diserang oleh corona,” jelasnya.


Selain itu Danrem mengungkapkan, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga memberikan piagam penghargaan dan penghormatan kepada Tim medis dan para medis di RSUD provinsi NTB serta pemberian bunga oleh Ketua Dhama Pertiwi Daerah J NTB yang juga Ketua Persit Kartika Chandara Kirana Koorcab Rem 162 Ibu Kirana Ahmad Rizal Ramdhani beserta pengurus Persit KCK Koorcabrem 162 sebagai apresiasi dan penghargaan kepada tim medis yang sejak bulan januari sampai sekarang telah berjuang melakukan upaya percepatan penanganan kepada masyarakat yang terpapar covid-19 di NTB.


“Sekarang kondisi Covid-19 di Nusa Tenggara Barat sudah menurun, semuanya juga berkat kerjasama dan kerja keras dari tim medis maupun paramedis yang ada di Nusa Tenggara Barat, ini luar biasa dan patut dipertahankan,” tandasnya.


Terpisah, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selain untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan meningkatkan  imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19, juga untuk memupuk silaturrahmi dan sinergitas TNI-Polri dan seluruh stakeholder di NTB, sekaligus menggelorakan budaya hidup sehat dengan berolahraga serta mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan pencegahan covid-19 kepada masyarakat NTB.


“Setiap rangkaian kegiatan hari ini kita terapkan protokol kesehatan untuk memberikan contoh kedisiplinan kepada masyarakat dengan harapan agar masyarakat ikut melakukannya, sehingga aman dari Covid-19 dan perekonomian di NTB dapat segera pulih,” tutup Dahlan.