Antisipasi Longsor UPT PJJ Pacitan Siagakan Alat Berat

Foto Dokumentasi KUPT PJJ PACITAN ir. H. Budi Harisantoso ST. di Kantornya. Senin, (04/05/2026)

PACITAN | lensanasional.com – Upaya menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur provinsi terus diperkuat oleh UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Dinas PU Bina Marga Jawa Timur wilayah Kabupaten Pacitan. Di tengah potensi bencana yang masih tinggi, mulai dari longsoran tebing hingga banjir permukaan, kesiapsiagaan tim di lapangan menjadi prioritas utama.

Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. H. Budi Harisantoso, menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan pola siaga seperti saat arus mudik Lebaran. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu dan rawan memicu bencana di sejumlah titik jalur provinsi.

“Kita tetap menyiagakan tiga unit alat berat jenis wheel loader. Dua unit ditempatkan di jalur Pacitan–Ponorogo, dan satu unit di wilayah Nawangan. Ini untuk memastikan penanganan cepat jika terjadi longsor atau gunturan,” ujarnya saat ditemui pewarta. Senin, (04/05/2026)

Tidak hanya alat berat, UPT PJJ Pacitan juga melengkapi kesiapsiagaan dengan armada pendukung seperti dump truck serta peralatan teknis lain, termasuk mesin pemotong kayu untuk menangani material pohon tumbang. Dari sisi sumber daya manusia, tim Unit Reaksi Cepat (URC) beranggotakan sekitar 11 hingga 12 personel yang siap diterjunkan kapan saja.

Tim ini memiliki peran vital dalam merespons cepat berbagai gangguan di jalan, mulai dari pembersihan material longsor, penanganan banjir permukaan, hingga memastikan arus lalu lintas kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin.

Selain fokus pada kebencanaan, perbaikan infrastruktur jalan juga terus dilakukan secara rutin. Penambalan lubang di sejumlah titik menjadi pekerjaan harian yang tidak bisa ditunda, mengingat kerusakan jalan bisa terjadi sewaktu-waktu akibat faktor cuaca dan intensitas kendaraan.

“Kita selalu standby setiap hari untuk melakukan penambalan. Tujuannya jelas, agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Budi Hari sapaan akrabnya yang juga masih krandah Demang Kurantil Pringkuku tersebut, menyampaikan kepada masyarakat sebagai pengguna jalan juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. UPT PJJ Pacitan mengimbau agar pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mempertimbangkan untuk mengurangi perjalanan pada malam hari, terutama di jalur rawan bencana.

Langkah ini dinilai penting guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat kejadian tak terduga seperti longsor atau genangan air di badan jalan.

Dengan kombinasi kesiapan alat, personel, dan pemeliharaan rutin, UPT PJJ Pacitan berupaya memastikan jalur provinsi di wilayah Pacitan tetap dalam kondisi layak dan aman. Namun, peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan berkendara tetap menjadi kunci utama. (Ans)

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini