Hujan Deras Picu 11 Titik Longsor di Ruas Pacitan–Ponorogo, UPT PJJ Pacitan Gerak Cepat Kerahkan Alat Berat

Foto Dokumentasi di kilometer 242+900, tepatnya dekat Jembatan Penak, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo. Jum'at, (27/02/2026) 8:04 WIB.

PACITAN | lensanasional.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan memicu terjadinya gunturan tebing di ruas jalan provinsi Pacitan–Ponorogo, Jawa Timur. Tercatat ada 11 titik longsoran material tebing di sepanjang jalur tersebut, dengan satu titik yang sempat menutup total akses jalan.

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan, Budi Harisantoso, menyampaikan bahwa titik terparah berada di kilometer 242+900, tepatnya dekat Jembatan Penak, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo.

“Telah terjadi gunturan tebing jalan di ruas Pacitan–Ponorogo sebanyak 11 titik lokasi. Namun yang menutup total ada di satu lokasi, yakni di KM 242+900 dekat Jembatan Penak, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo,” jelasnya kepada awak media.

Dua Loader Dikerahkan dari Dua Arah

Menanggapi kejadian tersebut, UPT PJJ Pacitan bergerak cepat. Dua unit wheel loader langsung diterjunkan ke lokasi dari dua arah berbeda—dari sisi atas dan bawah titik longsor—untuk mempercepat proses pembersihan material yang menutup badan jalan.

“Karena kejadiannya baru saja, dua unit loader sudah meluncur menuju lokasi agar jalan bisa segera terbuka kembali,” tegasnya.

Kecepatan respons ini menunjukkan kesiapsiagaan stakeholder, khususnya UPT PJJ Pacitan, dalam menangani kondisi darurat di jalur vital penghubung antar kabupaten tersebut.

Dipicu Hujan Intensitas Tinggi

Menurut Budi, longsoran dipicu oleh hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam waktu singkat. Kondisi tanah yang labil di sepanjang jalur perbukitan Pacitan–Ponorogo memperbesar potensi terjadinya gunturan tebing.

Pihaknya terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi untuk memastikan seluruh titik longsor dapat tertangani dengan cepat dan efektif, terutama di ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangan UPT PJJ Pacitan.

“Kami bahu-membahu untuk segera membersihkan gunturan tebing maupun bencana lain yang ada di ruas jalan provinsi, khususnya ruas Pacitan–Ponorogo. Mudah-mudahan segera cepat teratasi,” ujarnya.

Imbauan Keselamatan dan Doa

UPT PJJ Pacitan juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses penanganan di lapangan berjalan lancar dan terkendali. Keselamatan petugas serta kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.

Dengan langkah sigap dan pengerahan alat berat secara cepat, diharapkan akses jalan Pacitan–Ponorogo dapat segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Perkembangan penanganan di lapangan akan terus dipantau dan diinformasikan lebih lanjut. (Ans) 

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini