Khemal Pandu Pilih Fokus Mengabdi, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Bukan Ambisi

Khemal Pandu Pratikna, S.STP. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan 

PACITAN | lensanasional.com – Munculnya berbagai spekulasi mengenai pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, mulai dari posisi Sekretaris Daerah (Sekda) hingga Wakil Bupati, terus menjadi perbincangan publik. Di tengah derasnya isu tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, memilih untuk tidak larut dalam berbagai spekulasi dan tetap fokus menjalankan tugas yang saat ini diamanahkan kepadanya.

Bagi Khemal, jabatan bukanlah sesuatu yang harus dikejar, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Saya memilih tetap fokus menjalankan amanah yang saat ini dipercayakan kepada saya. Soal jabatan adalah kewenangan pimpinan dan tentu memiliki mekanisme yang harus dihormati. Yang terpenting bagi saya adalah bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Pacitan," ujar Khemal. Senin, (21/7/2026)

Menurutnya, birokrasi yang sehat harus dibangun di atas prinsip meritokrasi, yakni sistem yang menempatkan seseorang berdasarkan kompetensi, kapasitas, integritas, dan rekam jejak kinerja, bukan karena kepentingan tertentu.

Khemal menilai, apabila setiap aparatur sipil negara mampu menjalankan tugas dengan profesional, maka siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan menduduki jabatan strategis akan mampu melanjutkan roda pemerintahan secara baik demi kepentingan masyarakat.

"Saya percaya setiap jabatan adalah amanah. Tidak perlu disikapi dengan ambisi berlebihan. Jika kita bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, serta memberikan hasil terbaik, maka penilaian akan datang dengan sendirinya melalui proses yang objektif," katanya.

Di tengah dinamika birokrasi yang berkembang, Khemal mengaku saat ini lebih memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pacitan. Berbagai program yang telah dirancang bersama jajaran Dinas Pendidikan terus menjadi fokus agar mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan, kualitas tenaga pendidik, serta menciptakan generasi muda yang berdaya saing.

Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk tetap menjaga profesionalisme dan tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi yang berkembang di ruang publik.

"Masyarakat membutuhkan pelayanan yang maksimal. Karena itu energi kita seharusnya digunakan untuk bekerja dan memberikan manfaat, bukan sibuk memikirkan isu-isu yang belum tentu benar. Biarlah mekanisme berjalan sebagaimana mestinya," tegasnya.

Sikap Khemal tersebut mendapat perhatian berbagai kalangan karena dinilai mencerminkan karakter pemimpin birokrasi yang mengedepankan etika, integritas, dan dedikasi terhadap tugas. Di tengah dinamika politik dan pemerintahan, ia memilih menunjukkan komitmennya melalui kerja nyata dibanding membangun opini di ruang publik.

Dengan tetap menjunjung prinsip meritokrasi dan profesionalisme, Khemal berharap birokrasi di Kabupaten Pacitan semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. (**)

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini