![]() |
| Kepada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, Munirul Ichwan, Rabu, (15/07/2026) |
PACITAN | lensanasional.com – Kabar menggembirakan kembali hadir bagi masyarakat Kabupaten Pacitan. Event budaya kebanggaan daerah, Festival Ronthek Pacitan (FRP) 2026, dipastikan kembali digelar sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata yang menghimpun event-event terbaik di Indonesia. Tahun ini, Festival Ronthek akan kembali menghadirkan kemegahan seni tradisi Pacitan dengan konsep yang lebih atraktif sekaligus menjadi momentum memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya daerah.
Festival yang telah menjadi ikon budaya Kabupaten Pacitan tersebut akan digelar pada 17–19 Juli 2026 dengan mengusung kembali konsep pertunjukan berjalan (street performance). Ribuan seniman dari berbagai kecamatan akan menampilkan kolaborasi musik bambu ronthek, tari, teatrikal, tata cahaya, hingga kostum-kostum spektakuler yang akan menghibur masyarakat di sepanjang rute festival. Konsep ini dihadirkan untuk mengembalikan jati diri Festival Ronthek sebagai pertunjukan rakyat yang dapat dinikmati langsung oleh seluruh masyarakat dari berbagai sudut kota.
Festival Ronthek bukan sekadar pertunjukan seni. Tradisi yang berawal dari budaya Ronthek Gugah Sahur ini telah berkembang menjadi salah satu event budaya terbesar di Jawa Timur yang mampu menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya. Keunikan perpaduan musik bambu, koreografi, seni pertunjukan, hingga kreativitas kostum menjadikan Festival Ronthek memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi identitas budaya Kabupaten Pacitan.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, penyelenggaraan Festival Ronthek juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selama festival berlangsung, berbagai produk ekonomi kreatif dan UMKM lokal akan ikut meramaikan rangkaian kegiatan sehingga mampu meningkatkan transaksi ekonomi sekaligus memperluas promosi produk unggulan Pacitan.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, Munirul Ichwan, menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Ronthek Pacitan 2026.
"Kami mendukung penuh penyelenggaraan Festival Ronthek Pacitan 2026. Selain mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, kami berharap festival ini terus berkembang menjadi event budaya berskala nasional yang mampu mengangkat nama Pacitan hingga ke tingkat internasional. Dengan demikian, Festival Ronthek tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Pacitan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang dikenal dunia," ujar Munirul.
Menurutnya, keberhasilan Festival Ronthek kembali masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara 2026 merupakan bentuk pengakuan atas kualitas penyelenggaraan sekaligus kekuatan identitas budaya yang dimiliki Kabupaten Pacitan. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi menyukseskan event tersebut agar mampu memberikan kesan terbaik bagi wisatawan yang datang.
Pemerintah Kabupaten Pacitan optimistis Festival Ronthek 2026 akan menjadi salah satu magnet utama kunjungan wisata di Jawa Timur. Kehadiran wisatawan dari berbagai daerah diyakini akan berdampak pada meningkatnya okupansi hotel, sektor kuliner, transportasi, hingga penjualan produk UMKM dan ekonomi kreatif.
Dengan kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, Festival Ronthek Pacitan diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu festival budaya terbaik di Indonesia sekaligus menjadi etalase kekayaan seni dan tradisi Pacitan di tingkat nasional maupun internasional. (**)






0 Komentar