Dzikro Haul Akbar Masyayikh Al-Fattah Kikil, Ribuan Jamaah Padati Ponpes Al-fatah Kikil, Arjosari Pacitan

PACITAN | lensanasional.com – Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada Jumat malam (13/2/2026), dalam rangka Dzikro Haul Akbar Almagfurlah KH. Moch. Burhanuddin HB ke-3 dan KH. Bakri Hasbulloh ke-49. Kegiatan religius tahunan ini diselenggarakan oleh Panitia Haul Masyayikh 1447 Hijriah sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para pendiri serta ulama besar Pondok Pesantren Al-Fattah.


Haul Akbar tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil Arjosari, KH. Hammam Fatkhullah HB, SE., M.Pd. Sejak selepas Magrib, jamaah dari berbagai wilayah di Pacitan dan sekitarnya berdatangan untuk mengikuti rangkaian dzikir, doa, dan pembacaan sholawat serta mauidzoh hasanah.

Rangkaian acara diawali dengan pengaturan pasugatan, dilanjutkan pra-acara berupa pembacaan maulid Nabi. Acara inti meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat Badar, tahlil, doa bersama, pembacaan manaqib, mahallul qiyam, hingga mauidzoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Yani, S.Ag., M.Pd.I dari Boyolali, Jawa Tengah.


Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji serta Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, bersama jajaran Forkopimda dan para alim ulama. Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin menambah kekhidmatan dan kekuatan kebersamaan dalam acara haul.


Dalam keterangannya, KH. Hammam Fatkhullah HB menyampaikan rasa bangga, terharu, dan bahagia atas kehadiran seluruh jamaah dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti Haul Akbar Masyayikh Al-Fattah.


“Kehadiran panjenengan sedaya memberikan rasa bangga, terharu, dan senang yang luar biasa bagi kami. Semoga kebersamaan ini menjadi wasilah kebaikan dan menjadikan Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil Arjosari semakin besar dan terus berkembang,” tuturnya.


KH. Hammam Fatkhullah HB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Haul Akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan haul tidak hanya menjadi sarana mendoakan para ulama, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.


“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua akan jasa besar para ulama dalam membangun akhlak, pendidikan, dan peradaban. kegiatan keagamaan seperti ini semoga bisa berdampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan “Melalui haul ini, kita berharap nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para masyayikh Al-Fattah terus ko hidup dan menjadi inspirasi bagi santri serta masyarakat luas,” imbuhnya.


Ia juga memohon doa restu kepada para sesepuh dan pinisepuh agar pondok pesantren yang diasuhnya senantiasa mendapat keberkahan dan kemajuan.


“Dalem nyuwun pangestu dumateng sesepuh pinisepuh, mugi Pondok Pesantren Al-Fattah niki semakin ngremboko,” pungkasnya.

Haul Akbar ini tidak hanya menjadi sarana mendoakan para masyayikh dan ulama pendiri pondok pesantren, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah islamiyah serta meneguhkan komitmen menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman yang telah diwariskan para pendahulu.


Acara ditutup dengan doa bersama dan penutup menjelang tengah malam. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap ulama dan tradisi keagamaan di Kabupaten Pacitan. (Ans)






Posting Komentar

0 Komentar

Terkini