PACITAN | lensanasional.com — Masa pendaftaran Tournament E-Sport Antar Desa Se-Kabupaten Pacitan 2026 resmi ditutup pada Rabu, 12 Februari 2026. Ajang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 ini mendapat antusiasme tinggi dari para penggiat E-Sport desa, dengan total 113 tim memastikan diri siap bertanding.
Ketua Umum E-Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Pacitan, Endriana Wahyu Alita Di bawah naungan KONI E-sport Indonesia (ESI) Kabupaten Pacitan berkolaborasi dengan Karang Taruna dalam membangun sinergi lintas kelembagaan menyampaikan bahwa setelah penutupan pendaftaran, panitia segera menggelar technical meeting sebagai tahapan awal sebelum pertandingan dimulai. “Technical meeting akan segera kami laksanakan untuk mematangkan teknis dan regulasi pertandingan. Setelah itu, turnamen langsung memasuki babak penyisihan,” ujarnya.
Dari data panitia, divisi Mobile Legends (MLBB) diikuti 65 tim yang berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Pacitan. Sementara itu, divisi Free Fire (FF) diikuti 48 tim, dan seluruh slot dinyatakan penuh.
Untuk Mobile Legends, pertandingan babak penyisihan akan dilaksanakan secara online pada 14–15 Februari 2026, sedangkan babak lanjutan hingga pertandingan offline akan digelar pada 17 Februari 2026 di Kabupaten Pacitan. Adapun untuk Free Fire, seluruh tim peserta akan langsung bertanding secara offline pada 17 Februari 2026.
Berikut daftar tim yang telah resmi terdaftar:
Divisi Mobile Legends (65 Tim)
Peserta berasal dari Kecamatan Bandar, Ngadirojo, Arjosari, Tegalombo, Pacitan, Nawangan, Punung, Donorojo, Kebonagung, Tulakan, Sudimoro, hingga Pringkuku, dengan perwakilan desa antara lain Petungsinarang, Wonodadi Wetan, Temon, Kebondalem, Ponggok, Mendolo Lor, Sekar, Banjarjo, Jatigunung, Ketanggung, Dadapan, dan desa-desa lainnya.
Divisi Free Fire (48 Tim – Slot Full)
Tim Free Fire diikuti perwakilan desa dari Tulakan, Pringkuku, Tegalombo, Bandar, Nawangan, Arjosari, Pacitan, Kebonagung, Ngadirojo, Sudimoro, Donorojo, hingga Punung, termasuk tim-tim seperti Jatigunung, Jetis Kidul, Tremas, Arjowinangun, Sidoharjo, Teleng Ria, Laskar Segoro Kidul, dan Sooka.
Ketua Umum ESI Pacitan menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang pemetaan potensi atlet E-Sport desa. “Dari turnamen ini, kami berharap lahir bibit-bibit atlet digital yang bisa dibina dan dipersiapkan untuk membawa nama Pacitan di level yang lebih tinggi,” tegasnya.
Dengan rampungnya tahapan pendaftaran dan padatnya jumlah peserta, Tournament E-Sport Antar Desa Se-Kabupaten Pacitan 2026 dipastikan menjadi salah satu rangkaian acara paling semarak dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281, sekaligus menandai geliat positif perkembangan E-Sport berbasis desa di Pacitan. (Ans)




0 Komentar