PACITAN | lensanasional.com – Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang jatuh pada tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi seluruh warga nahdliyin di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pacitan. Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU tersebut, Badan Siber Ansor Kabupaten Pacitan turut ambil bagian aktif dengan menggelar berbagai publikasi digital, kampanye dakwah moderat, serta penyebaran konten edukatif bertema kebangsaan dan keislaman di berbagai platform media sosial.
Keaktifan Badan Siber Ansor Pacitan dalam media sosial menjadi wujud nyata komitmen generasi muda NU dalam menjaga nilai-nilai perjuangan ulama melalui pendekatan teknologi informasi di era digital.
Kepala Badan Siber Ansor Pacitan, Amrudin menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU bukan hanya seremoni, namun refleksi perjalanan panjang organisasi dalam mengawal kemerdekaan, persatuan, dan peradaban Indonesia.
“Seratus tahun NU adalah tonggak sejarah besar bangsa. Badan Siber Ansor Pacitan hadir untuk memastikan nilai-nilai keislaman rahmatan lil alamin, kebangsaan, dan persatuan terus tersampaikan kepada generasi muda melalui media digital,” ujarnya. Sabtu, (31/01/2026)
Peringatan Harlah ke-100 NU mengusung simbol angka “100” dengan dominasi warna emas dan hijau yang sarat makna. Angka 100 melambangkan satu abad perjalanan Indonesia yang matang, berpengalaman, dan kokoh menghadapi dinamika zaman. Warna emas mencerminkan kejayaan, kemuliaan, dan peradaban tinggi, sementara warna hijau menjadi simbol harapan, pertumbuhan, serta fondasi moral dan spiritual bangsa.
Sementara itu, bentuk angka yang membulat dan solid menggambarkan kesinambungan perjuangan NU dalam merajut masa lalu, masa kini, dan masa depan demi Indonesia yang bermartabat.
Badan Siber Ansor Pacitan memanfaatkan momentum ini dengan menyebarkan infografis sejarah NU, quotes perjuangan para kiai, hingga konten literasi digital yang mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan di tengah tantangan era modern.
Selain kampanye daring, Badan Siber Ansor Pacitan juga bersinergi dengan pengurus NU di tingkat cabang untuk mendukung rangkaian kegiatan peringatan Harlah ke-100 NU di Pacitan, baik dalam bentuk doa bersama, diskusi kebangsaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Peran digital saat ini sangat strategis. Melalui Badan Siber Ansor Pacitan, kami ingin memastikan NU tetap relevan dan hadir di ruang publik digital sebagai penyejuk dan pemersatu,” tambahnya.
Peringatan satu abad NU tahun ini mengusung semangat “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, sebuah cita-cita besar yang sejalan dengan perjuangan panjang NU sejak didirikan pada tahun 1926.
Dengan keterlibatan aktif Badan Siber Ansor Pacitan, diharapkan nilai-nilai luhur NU semakin mengakar di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperkuat peran NU dalam menjaga keutuhan NKRI di era digital. (Ans)





0 Komentar