King Kobra Bertelur 36 Butir Dievakuasi dari Permukiman Warga Sudimoro Pacitan

Petugas saat mengevakuasi king kobra di Dusun Nglaran, Desa Pager Lor, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Senin, (8/12/2025)


lensanasional.com | Pacitan – Warga Dusun Nglaran, Desa Pager Lor, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, digemparkan dengan ditemukannya seekor ular king kobra betina berukuran sekitar 2,5 meter beserta 36 butir telur di lingkungan permukiman, Senin (8/12/2025) pagi. Hewan liar yang dikenal sangat berbisa mematikan itu berhasil dievakuasi oleh ANIMAL RESCUE PACITAN – Team Exalos Indonesia.

Proses penanganan dilakukan pada pukul 08.28 WIB setelah mendapat laporan dari warga bernama Bambang, yang mengetahui keberadaan ular tersebut masuk ke area perkarangan rumahnya. Lokasi kejadian tepatnya berada di Dusun Nglaran RT 14 RW 07, Desa Pager Lor, Kecamatan Sudimoro, Pacitan.

Rescue dilakukan oleh Nugroho, selaku eksekutor dari Team Exalos Indonesia, dengan metode free handle, yakni penanganan langsung tanpa alat bantu khusus. Proses evakuasi berlangsung menegangkan namun berhasil dilakukan dengan aman, tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Ular yang diamankan berjenis Ophiophagus bungarus (King Kobra) dengan status tidak dilindungi, namun memiliki tingkat racun sangat tinggi dan mematikan. Ditemukan dalam kondisi betina dewasa dan sedang bertelur sebanyak 36 butir,” terang perwakilan Team Exalos Indonesia kepada awak media lensanasional.com. Senin, (8/12/2025).

Setelah berhasil diamankan, ular beserta telur-telurnya langsung dipindahkan dari area permukiman warga untuk menghindari potensi bahaya lanjutan. Proses evakuasi ini disambut lega oleh warga sekitar yang sebelumnya diliputi rasa cemas.

Pihak Animal Rescue Pacitan – Team Exalos Indonesia kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar, terutama di musim tertentu ketika hewan keluar dari habitat alaminya untuk berkembang biak atau mencari makan.

“Jika warga menemukan hewan liar berbahaya, jangan melakukan tindakan sendiri. Segera hubungi layanan rescue agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional,” imbau tim rescue.

Sebagai bentuk pelayanan sosial, layanan evakuasi ini diberikan secara gratis dan siaga 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi Contact Person: 0878-0648-2994 jika membutuhkan bantuan penanganan satwa liar berbahaya.

Pihak tim juga menegaskan bahwa adegan penanganan free handle tidak untuk ditiru, karena sangat berisiko bagi keselamatan.

Dengan adanya kejadian ini, warga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah-celah yang berpotensi menjadi sarang hewan liar, serta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. (Ans) 

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini