![]() |
| Foto Dokumentasi Tim dari UPT PJJ PU Bina Marga Jatim untuk wilayah Pacitan sigap memberikan pelayanan cepat di Jalan Pacitan - Ponorogo. |
PACITAN | lensanasional.com – Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Dinas PU Bina Marga Jawa Timur wilayah Kabupaten Pacitan, Ir. Budi Hari Santoso, S.T.,M.T., menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan provinsi di wilayah Pacitan. Sebagai sosok yang dikenal memiliki trah keturunan Kanjeng Jimat dan Demang Kurantil Pringkuku, ia menekankan bahwa tugas utama aparatur negara adalah mengabdi kepada masyarakat dengan kerja nyata di lapangan.
Menurut Budi Hari Santoso, setiap laporan yang disampaikan warga langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh tim di lapangan. Ia menegaskan, gerak cepat atau “gercep” menjadi prinsip utama dalam menjaga kondisi jalan provinsi tetap aman dan nyaman dilalui.
“Apapun laporan dari masyarakat pengguna jalan maupun pengguna transportasi di wilayah jalan provinsi Kabupaten Pacitan, kita tetap berupaya gerak cepat dan merangkai pelayanan kita sebagai abdi negara,” ujarnya kepada awak media. Jum'at (10/04/2026)
Ia menjelaskan, fokus utama pekerjaannya adalah memastikan kelancaran transportasi tetap terjaga. Kondisi jalan yang aman dan selamat bagi pengguna menjadi prioritas utama. Berbagai permasalahan seperti lubang kecil, retakan jalan, hingga longsoran tebing langsung ditangani oleh tim operasional di lapangan.
“Beberapa lubang atau retakan kecil langsung kita tangani di beberapa titik. Gunturan tebing atau longsoran juga setiap waktu kita bersihkan. Itu pekerjaan day to day, hari per hari, tanpa mengenal lelah teman-teman di lapangan, tim ORC kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa pekerjaan pelayanan publik bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga memiliki nilai ibadah. Ia menekankan bahwa memberikan manfaat bagi masyarakat luas menjadi landasan utama dalam bekerja.
“Sebagai abdi negara yang tugasnya memang melayani, di situ ada nilai ibadah atau amal saleh tanpa batas. Sebagai umat Nabi, kita harus bisa memberikan manfaat yang besar kepada siapapun. Sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Budi Hari yang juga sering memberikan tausiyah dari mimbar ke mimbar.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya anggapan bahwa kerja cepat tersebut hanya untuk mencari perhatian atau sensasi, Budi Hari Santoso menegaskan bahwa pihaknya tidak bekerja untuk mendapatkan pujian. Menurutnya, penilaian masyarakat adalah konsekuensi yang wajar dalam pelayanan publik.
“Kalau itu kembali ke pendapat masyarakat. Kita bekerja patuh tidak itu suatu tugas yang memang wajib. Jadi kita tidak mengindahkan mau dapat reward atau apapun. Baik buruk pasti ada pembicaraan di masyarakat,” katanya.
Ia mengibaratkan berbagai komentar publik sebagai hal yang biasa dalam dinamika pelayanan. Kritik maupun sindiran justru dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja.
“Ibaratnya biarlah angin yang berlalu. Kalau ada yang nyinyir, itu sebagai cambuk kita. Apapun masukan dari masyarakat menjadi bentuk evaluasi dari kinerja pelayanan publik yang kita berikan,” pungkasnya.
Dengan komitmen gerak cepat tersebut, UPT PJJ Bina Marga Jawa Timur wilayah Pacitan terus berupaya menjaga kondisi jalan provinsi tetap optimal, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan di Kabupaten Pacitan. (Ans)





0 Komentar