lensanasional.com | Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Museum dan Galeri Seni SBY–ANI Pacitan, Rabu (10/12/2025).
Rakorkesda menjadi forum strategis untuk pelaksanaan program-program kesehatan yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah kebijakan ke depan. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan layanan dan derajat kesehatan masyarakat Pacitan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, jajaran Forkopimda, kepala OPD terkait, para camat, perwakilan desa terverifikasi STBM, kepala puskesmas, rumah sakit swasta, perwakilan apotek dan klinik, organisasi profesi kesehatan, hingga sejumlah purna tugas tenaga kesehatan. Hadir pula Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Waritsyah Sukarjiyah.
Rakorkesda 2025 mengusung tema “Optimalisasi Peran Lintas Sektor dalam Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG)”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menyukseskan program CKG sebagai salah satu program prioritas nasional bidang kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menegaskan bahwa urusan kesehatan bukan semata menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, Rakorkesda menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi serta koreksi terhadap program kesehatan yang telah dilaksanakan.
“Permasalahan kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui Rakorkesda ini kita melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap program yang sudah berjalan agar ke depan semakin optimal,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Aji.
Bupati juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang diraih Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan sepanjang tahun 2025. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dituntaskan demi mewujudkan masyarakat Pacitan yang lebih sehat, sejahtera, dan bahagia.
Sementara itu, dalam paparannya, dr. Waritsyah Sukarjiyah menyampaikan gambaran capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pacitan. Berdasarkan data per 8 Desember 2025, capaian CKG di Pacitan baru mencapai 28,84 persen, masih di bawah target nasional sebesar 36 persen.
“Capaian ini masih perlu dikejar. Diperlukan peran aktif seluruh pihak serta langkah bersama agar target nasional dapat tercapai,” tegas dr. Waritsyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan Rakorkesda 2025 dapat terselenggara dengan baik sebagai bagian dari komitmen bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Pacitan.
Di penghujung acara, Bupati Pacitan menyerahkan sejumlah penghargaan kepada desa terverifikasi STBM, desa terbaik pelaksanaan STBM, kecamatan terbaik dalam pelaksanaan STBM dan penanganan program TBC, puskesmas terbaik dalam program CKG, puskesmas peraih pendapatan tertinggi, puskesmas peraih INM, serta PKP terbaik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, juga menyerahkan penghargaan kejuaraan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61. Ia menegaskan bahwa perjuangan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat masih terus berlanjut dan membutuhkan kerja bersama seluruh pihak.
“Tugas kita belum selesai. Mari kita terus bergandeng tangan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Pacitan,” pungkas dr. Daru Mustikoaji. (**)






0 Komentar