Orientasi Pembina Posyandu Jadi Langkah Dinkes Pacitan Perkuat Kesehatan Masyarakat


PACITAN | lensanasional.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi Pembina Posyandu Kesehatan bagi tenaga terkait, sebagai langkah memperkuat kapasitas pembina dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan para pembina Posyandu agar mampu menjalankan peran secara optimal. Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustika Aji, melalui program penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, mendorong agar pembinaan Posyandu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian, penyelenggaraan pelayanan di tingkat masyarakat diharapkan semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan warga.

Dalam pelaksanaannya, orientasi menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas pembinaan, koordinasi, serta dukungan terhadap penyelenggaraan Posyandu. Pembina diharapkan mampu membantu memastikan kegiatan Posyandu berjalan dengan baik, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan.

Penguatan Posyandu juga membutuhkan sinergi lintas sektor. Dukungan pemerintah desa dan kelurahan, tenaga kesehatan, kader, serta unsur masyarakat menjadi faktor penting agar pelayanan yang diberikan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi sesuai kebutuhan warga.

Keberadaan pembina yang memahami tugas dan tanggung jawabnya diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas kegiatan, serta membantu mengidentifikasi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Di sisi lain, peningkatan kapasitas pembina perlu diikuti dengan pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah ini penting agar hasil orientasi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam penyelenggaraan Posyandu di lapangan.

Posyandu yang dikelola dan dibina dengan baik dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya upaya promotif dan preventif. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan berharap penguatan pembinaan Posyandu dapat mendukung pemerataan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan sumber daya manusia yang semakin kompeten serta kolaborasi lintas sektor yang kuat, Posyandu diharapkan semakin optimal dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Upaya ini sekaligus menegaskan pentingnya membangun pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika masyarakat sakit, tetapi juga memperkuat pencegahan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sejak tingkat paling dekat dengan warga. (Red.)

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini