Kinerja Dishub Pacitan Dinilai Optimal, Arus Lalu Lintas Nataru Aman dan Terkendali

Foto dokumentasi Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Pacitan Bambang Marhaedrawan, S.Pt., M.M.


PACITAN | lensanasional.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan memastikan penyelenggaraan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan aman, lancar, dan terkendali. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan, Bambang Marhaendrawan, S.Pt., M.M., saat di koordinasi pasca-Nataru dengan awak media lensanasional.com di kantornya Jl. Gatot Subroto, Ploso, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515.


“Secara umum aman dan faktanya seperti itu. Data tidak menunjukkan hal-hal yang mengkhawatirkan,” terang Bambang. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil dari antisipasi dan perencanaan matang yang telah disiapkan jauh hari oleh Dishub bersama instansi terkait.


Selama masa libur Nataru, Dishub Pacitan melakukan berbagai langkah strategis, salah satunya rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan akibat lonjakan kunjungan wisatawan. Pada titik-titik tertentu, khususnya kawasan wisata dengan tingkat kunjungan tinggi, arus kendaraan dialihkan ke destinasi wisata lain guna mengurangi kemacetan.

“Pacitan bagian barat aktivitasnya sangat tinggi saat Nataru. Karena itu kami hadir langsung di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas,” jelasnya. Rabu, (7/01/2026)


Hasilnya, meskipun terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas sejak akhir tahun 2025 hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan sinergi lintas sektor dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.


Dishub Pacitan juga menegaskan perannya sebagai mitra utama instansi vertikal, terutama Polri dan TNI. Data lalu lintas yang dimiliki kepolisian juga menjadi rujukan Dishub, begitu pula sebaliknya. Kolaborasi ini dinilai sangat efektif dalam menjaga stabilitas transportasi selama periode libur panjang.

“Kami membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten dengan instansi vertikal agar semua bisa berjalan dengan baik di Pacitan,” ujarnya.


Libur Nataru sendiri berakhir pada 2 Januari, dan mulai 3 Januari dilakukan normalisasi arus lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan.


Bambang menambahkan, seluruh upaya tersebut sejalan dengan misi dan prioritas Bupati Pacitan di sektor pariwisata. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dishub, turut memberikan dukungan penuh sesuai kewenangannya.

“Support kami dari sisi lalu lintas, jalur, dan infrastruktur pendukung agar pariwisata Pacitan bisa berkembang dengan aman dan nyaman,” katanya.


Sebagai bentuk kesiapan infrastruktur, Dishub Pacitan juga melakukan pengecekan dan perbaikan ratusan lampu penerangan jalan hingga Desember lalu. Bambang menjelaskan bahwa aset penerangan jalan tidak semuanya milik Dishub, melainkan tersebar pada berbagai pihak, mulai dari masyarakat, desa, Pemkab, provinsi, nasional (BPJN), hingga swasta.

“Kalau memang kami mampu dan memungkinkan, langsung kami perbaiki. Terutama di jalur-jalur rawan,” ungkapnya.


Ke depan, Dishub Pacitan akan terus memetakan titik rawan lalu lintas dan berkoordinasi lintas pendanaan, baik melalui APBD kabupaten, provinsi, maupun pusat, guna memastikan infrastruktur transportasi semakin optimal. Seluruh langkah tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Pacitan. (Ans) 

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini