Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji hadir langsung mengikuti rangkaian upacara yang dipimpin Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar. Peringatan tahun ini mengangkat tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat", yang menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, serta menjaga kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat.
Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, di antaranya personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Pengamanan (Satpam), hingga anggota Pramuka. Kehadiran lintas instansi tersebut mencerminkan soliditas serta kolaborasi yang selama ini terjalin dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di Kabupaten Pacitan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, para pejabat utama Polres Pacitan, kepala perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, serta Ketua Bhayangkari Cabang Pacitan. Kehadiran para pemangku kepentingan menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto yang dibacakan Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, seluruh personel Polri diingatkan agar terus mengedepankan profesionalisme, integritas, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
"Terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan sikap humanis," demikian pesan Kapolda Jawa Timur yang disampaikan dalam amanat upacara.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dilanjutkan dengan peluncuran sekaligus penyerahan buku karya Kapolres Pacitan berjudul "Literasi Jembatan Budaya Kuliner dan Pemolisian Humanis". Buku tersebut memuat kajian mengenai kekayaan kuliner, sejarah, budaya, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari identitas bangsa.
Melalui karya tersebut, Kapolres Pacitan berharap literasi dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat. Selain memperkaya wawasan budaya, buku itu juga menjadi simbol kolaborasi antara dunia pendidikan, perpustakaan, pelestarian budaya, dan kepolisian dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap warisan budaya daerah.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pacitan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan daerah. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh komponen masyarakat diharapkan terus terpelihara demi mewujudkan Pacitan yang aman, damai, dan semakin maju. (Red.)






0 Komentar