UPT PJJ Pacitan Siagakan Jalur Mudik Lebaran, Pastikan Jalan Provinsi Aman Dilalui

Foto Dokumentasi K. UPT PJJ Pacitan Ir. H. Budi Harisantoso, ST.,MT.


PACITAN | lensanasional.com – Menjelang arus mudik Lebaran, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan jalur mudik di wilayah Pacitan aman, nyaman, dan layak dilalui pemudik.

Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. H. Budi Harisantoso, ST.,MT. menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan jalan, terutama mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih sering terjadi di wilayah Pacitan.

Menurut Budi Harisantoso, yang juga dikenal sebagai Krandah Demang Kurantil serta trah ke-7 Kanjeng Jimat (Tumenggung Djogokarjo I), salah satu fokus utama saat ini adalah perbaikan jalan berlubang di sepanjang ruas jalan provinsi.

“Yang pertama kita lakukan adalah kegiatan tambal lubang atau sapu lubang di sepanjang ruas jalan provinsi. Kegiatan ini sudah kita mulai beberapa minggu lalu dan sampai hari ini terus kita lakukan hingga benar-benar tidak ada lubang yang tersisa di jalan provinsi,” ujarnya. Senin, (09/03/2026)

Selain perbaikan jalan, pihak UPT PJJ Pacitan juga memprioritaskan pembersihan material longsor atau gunturan tebing yang rawan terjadi di sejumlah jalur pegunungan Pacitan.

Setiap hari, petugas bersama alat berat disiagakan untuk membersihkan material tanah maupun batu yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Saat ini, tiga unit wheel loader telah ditempatkan di titik-titik strategis.

Dua unit ditempatkan di jalur Pacitan–Ponorogo, sementara satu unit lainnya disiagakan di jalur Arjosari–Nawangan–Purwantoro yang dikenal sebagai jalur rawan longsor.

Selain alat berat, UPT PJJ Pacitan juga menyiapkan armada pendukung seperti dump truck, dua unit pick up, serta peralatan teknis lainnya termasuk mesin pemotong kayu (senso) untuk mengantisipasi pohon tumbang.

Dari sisi sumber daya manusia, tim Unit Reaksi Cepat (URC) sebanyak sekitar 10 hingga 12 personel juga selalu dalam kondisi siaga.

“Tim URC kita siagakan setiap saat untuk membantu pelayanan dan penanganan cepat jika terjadi gangguan pada infrastruktur jalan provinsi di wilayah Pacitan,” jelasnya.

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, pihaknya juga telah memasang berbagai rambu peringatan di sepanjang jalur provinsi, mulai dari rambu rawan longsor, peringatan jalan berlubang, hingga informasi potensi bahaya lainnya.

Jika masih terdapat kekurangan, pihaknya memastikan akan segera melakukan penambahan rambu agar pengendara lebih waspada saat melintas.

Sementara itu, terkait lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan, UPT PJJ Pacitan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk segera melakukan perbaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Harisantoso juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pemudik yang akan menuju maupun keluar dari Pacitan.

Ia mengingatkan agar perjalanan malam hari dihindari apabila tidak benar-benar mendesak, mengingat kondisi cuaca hujan yang masih sering terjadi dan dapat memicu longsoran tebing di jalur pegunungan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan para pemudik untuk selalu waspada, mematuhi rambu-rambu yang ada, serta memastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik,” katanya.

Selain menyiapkan jalur jalan, pihaknya juga mendirikan sejumlah posko mudik Lebaran di beberapa titik strategis di Pacitan.

Posko tersebut dipasang melalui spanduk dan banner sebagai bagian dari koordinasi bersama Forum Lalu Lintas Kabupaten Pacitan guna memberikan pelayanan dan pengawasan selama masa arus mudik.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan perjalanan mudik Lebaran di Pacitan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar meski di tengah potensi cuaca ekstrem.

Sebagai sosok yang juga memiliki garis keturunan Kanjeng Jimat, Budi Harisantoso menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian dari tanggung jawab moral yang terus dijaga.

“Keselamatan masyarakat yang melintas di jalan provinsi adalah prioritas utama kami,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini