Kontingen Kabaddi Kabupaten Pacitan Sukses Memboyong Medali Perak dan Perunggu di Kejurprov Junior 2026, Sidoarjo, Sabtu (26/9/2026)

SIDOARJO | lensanasional.com — Kontingen Kabaddi Kabupaten Pacitan menunjukkan taringnya di level Jawa Timur. Turun pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kabaddi Junior Jawa Timur 2026, atlet-atlet muda Pacitan sukses membawa pulang empat medali, terdiri dari tiga perak dan satu perunggu.

Kejuaraan yang berlangsung di SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo, Sabtu (26/9/2026), menjadi panggung bagi para atlet muda Pacitan untuk menguji hasil pembinaan sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Hasil paling menonjol datang dari KU-15 Putri nomor Super Five. Tim Pacitan harus mengakui keunggulan Kota Surabaya pada laga final setelah kalah tipis 18-20. Meski gagal merebut emas, selisih skor yang hanya dua angka menunjukkan pertandingan berlangsung ketat hingga akhir.

Medali perak tersebut dipersembahkan oleh Anggi Diah Pratiwi, Inggit Junia Safitri, Clarista Havi Ramadhani, Rekta Jero Wani, dan Farzana Humaira Aisy.

Tak berhenti di satu nomor, tim KU-15 Putri Pacitan juga mengamankan medali perunggu pada nomor Seven For Five. Tim ini diperkuat Ranaa Sakinah Azmi, Titania Kamelia Prabayanti, Khanza Ramadhiani Wicaksana, Naura Wildatuz Solekha, dan Aida Kiniarly Ayudya.

Putra Pacitan Juga Tembus Final

Capaian serupa ditorehkan KU-15 Putra. Tim Pacitan berhasil mencapai partai puncak nomor Three Star dan kembali berhadapan dengan Kota Surabaya.

Namun, pertandingan final kali ini berakhir dengan skor 11-21 untuk keunggulan Surabaya. Pacitan pun harus puas membawa pulang medali perak.

Skuad KU-15 Putra diperkuat Nizzam Bayhaqi Pratama, Darrell Deven Jucticia, Adrian Ahmad Maulana, Zaidane Jabbar Putra Rinanto, Dedy Purnama, dan Satria Riski Anggara.

Sementara itu, dari kelompok usia lebih muda, KU-12 Putra Pacitan juga mampu menunjukkan potensinya. Bertanding pada nomor Three Star, tim yang seluruh atletnya berasal dari MIN 3 Pacitan tersebut sukses meraih medali perak setelah menghadapi Kabupaten Situbondo.

Lima atlet yang membawa nama Pacitan di nomor tersebut yakni Redha Wibisono, Wildhan Putra, Agastya Vattan Setiawan, Yudhistira Nova Pradana, dan Ganang Samudra El Hamam.

Bukan Sekadar Medali

Ketua Pengcab FOKSI Kabupaten Pacitan, Agung Setyo Edy Purnomo, menilai capaian tersebut menjadi gambaran penting mengenai proses pembinaan kabaddi junior di Pacitan.

“Ini adalah hasil terbaik kami saat di kelas junior di Kejurprov Kabaddi Junior tahun ini. Dan ini akan menjadi evaluasi dan refleksi untuk Pengcab lebih baik lagi dalam melakukan pembinaan kabaddi di Pacitan,” tegas Agung.

Pernyataan tersebut menjadi penting karena prestasi junior tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang dibawa pulang. Keikutsertaan atlet usia dini dalam kompetisi tingkat provinsi menjadi bagian dari proses panjang untuk menemukan, mengasah, sekaligus mematangkan talenta kabaddi Pacitan.

Empat medali dari Kejurprov Junior 2026 setidaknya menunjukkan satu hal: Pacitan memiliki bahan baku atlet muda yang layak dikembangkan.

Tantangannya kini bukan sekadar mempertahankan capaian, tetapi memastikan pembinaan berjalan konsisten. Atlet junior membutuhkan kompetisi berkelanjutan, peningkatan kualitas latihan, serta regenerasi yang terarah agar prestasi di level junior tidak berhenti sebagai catatan sesaat.

Bagi Pengcab FOKSI Pacitan, Kejurprov ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat pembinaan. Sebab, medali yang diraih hari ini idealnya bukan menjadi garis akhir, melainkan awal untuk menyiapkan atlet Pacitan menembus level kompetisi yang lebih tinggi.

Dengan torehan tiga medali perak dan satu perunggu, kontingen kabaddi junior Pacitan pulang dari Sidoarjo membawa hasil sekaligus pekerjaan rumah: bagaimana mengubah potensi atlet muda tersebut menjadi prestasi yang lebih konsisten di masa mendatang. (Red.)