Wednesday, September 16

Mahasiswa di Mataram Tolak Deklarasi KAMI Di NTB

Massa Aksi Penolakan Deklrasi KAMI di NTB.(Lensanasional.com/ist)


Mataram- Puluhan massa aksi yang menamakan dirinya Pemuda dan Mahasiswa Bersatu NTB menggelar aksi damai yang berlangsunh di Perempatan Bank Indonesia Mataram atau depan Islamic Center. 


Aksi yang digelar untuk menyampaikan tuntutan dalam rangka menolak rencana deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Nusa Tenggara Barat dalam waktu mendatang.


Nampak terlihat, para masa aksi membentang spanduk dan pamflet yang bertuliskan penolakan terhadap acara deklarasi yang akan direncanakan.


"Kami menolak deklarasi KAMI yang akan digelar di NTB," kata koordinator aksi Isnaini saat berorasi, Kamis 17 September 2020.


Menurutnya, kegiatan deklarasi KAMI diduga rawan karena dapat memicu kerumunan masa, padahal untuk saat sekarang ini dalam  situasi pandemi Covid-19 di NTB masih belum berakhir.


"Jangan ada deklarasi yang memicu kerumunan masa, karena kita sedang ditimpa wabah menular covid-19," tambahnya.


Untuk itu masa aksi meminta pemerintah NTB untuk bersama-sama ikut menolak kegiatan deklarasi KAMI.


"Kami menuntut pihak pemerintah provinsi NTB untuk menolak kegiatan tersebut, selain karena alasan Covid19, dan juga kegiatan deklarasi itu hanya kepentingan politik saja,"Ungkap Sadam Husen selaku koordinator umum.


Selain itu, masa aksi juga meminta kepada aparat kepolisian, satgas covid19, dan pemprov NTB, agar mementingkan kepentingan rakyat.


"Kepentingan rakyat di NTB yang paling utama, bukan deklarasi, bukan kepentingan kelompok dan individu, tapi menyelamatkan indonesia yang sebenarnya di masa pandemi saat ini adalah dengan mematuhi protokol kesehatan, bukan deklarasi politik kepentingan," Kata Hendra.


Usai menggelar orasi di Perempatan Bank Indonesia Mataram, Massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan dikawal kepolisian.


EmoticonEmoticon