Thursday, July 9

Buntut Tuntutan Warga Berhentikan Kadus, Akses Jalan Menuju Dusun Pusok di Blok Oknum Warga

Nampak Terlihat Warga Pusok Sedang Membantu Pengendara Motor Lewat.-Lensanasional.com/ist.
Lombok Tengah- Akses jalan menuju Dusun Pusok   Desa Bakan di blok oknum warga yang diduga berawal dari tidak menerima beberapa warga Pusok yang menuntut pemberhentian kadus.

Keterangan perwakilan warga Pusok, Sanusi membenarkan adanya pemblokiran akses jalan menuju Pusok oleh oknum warga yang diduga tidak menerima tuntutan pemberhentian kadus oleh beberapa warga lain.

Kata Sanusi, sebelumnya warga Pusok telah melayangkan surat permintaan pemberhentian kepada BPD Bakan.  

"Beberapa hari yang lalu, pernah ada perwakilan anggota BPD turun langsung mendengarkan tuntutan warga di kami," ungkap Sanusi.

Tidak puas dengan musyawarah dan klarifikasi dari BPD, pada hari selasa (07/07) masyarakat Pusok mendatangi dan silaturrahmi ke kantor Desa Bakan untuk memperjelas tindak lanjut tuntutannya.

"Mewakili warga, kami menemui Kades bersama Dedi diruang kerja nya untuk memperjelas, sehingga Kades memberikan kesempatan,kewenangan sepenuhnya kepada Warga untuk bermusyawarah kembali," terangnya.

Hingga pada selasa malam akan diadakannya musyawarah kembali,namun akhirnya tidak bisa terlaksa disebabkan pihak kadus tidak menghadiri musyawarah tersebut.

"Kita sudah undang kadus tapi tidak mau menghadiri, hanya menitip pesan saja bahwa dirinya siap mengundurkan diri," ungkap Sanusi kembali.

Lebih lanjut Sanusi menceritakan tiba-tiba pagi rabu (8/7) akses jalan ke gubuk Pusok ditutup dan digali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut pihak Pemerintah Desa, Bhabinkambitmas dan Babinsa turun menyelesaikan dengan kembali mempertemukan Kadus Suparlan dengan warga Pusok.

Pada musyawarah itu, Suparlan siap mengundurkan menjadi Kadus Dusun Pusok diri kapanpun saja di minta.

"Saya siap mengundurkan diri kapanpun diminta,sesuai keinginan warga saya siap tanda tangan". Ungkap Suparlan.

Namun suparlan menolak untuk menandatangani surat pengunduran diri tersebut dengan alasan ingin di beri kesempatan selama 6 bulan kedepan lagi.

Sementara itu, Sekdes Desa Bakan ,Muta'alli berharap kepada warga agar memberikan kesempatan ke kadus untuk menyelesaikan jabatanya sampai akhir tahun kurang lebih 6 bulan lagi, nanti diakhir tahun 2020 ini sesuai SK kita proses.

Sementara warga Dusun Pusok tetap tegas agar Suparlan segera mengundurkan diri karena dinilai sudah banyak kesalahan.(Jr)


EmoticonEmoticon