Friday, January 31

Antisipasi Da'i dan Khotib Radikal, INDEK Dompu Gelar Dialog Publik

Dompu, INDEK DOMPU atau lembaga riset pengembangan konsulting dan advokasi kebijakan pembangunan Dompu Menggelar dialog public dengan tema "pelatihan da'i dan Khotib anti radikalisme" bersama Ketua MUI DOMPU, Ketua NU DOMPU Dan Salah satu Akademisi Di Aula KNPI DPD II DOMPU 31/20.

Akhir akhir ini banyak kalangan muda mudi Sangat banyak  Menfaforitkan Da'i dan Khotib yang bertausyiah baik di medsos dan secara Langsung. Ketua INDEK Berharap lewat dialog publik ini sebagai salah satu upaya menetralkan cara berfikir kaum muda agar bisa melihat para da'i dan Khotib yang anti nasionalisme.

"Memang benar belakangan ini kita banyak menyaksikan fenomena da'i dan Khotib anti nasionalisme yang lebih lebih cara berfikir nya ke arah radikalisme yang sangat besar memecahkan rasa persatuan bangsa, mengadakan dialog public ini sebagai salah satu upaya saya pribadi dari kalangan muda walaupun sebagian besar anak-anak muda Dompu bukan dari kalangan da'i dan Khotib tapi kita mampu menetralisir racun radikalisme di kalangan masyarakat lewat dialog public ini. " Ujarnya Ardiansyah ketua INDEK.

Kegiatan dialog ini  yang di ikuti utusan dari organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan juga beberapa LSM yang ada di Dompu dengan hikmahnya acara tersebut membuat peserta dialog menyimak dengan seksama materi yang di paparkan narasumber.

Dalam dialog public ada beberapa narasumber yang mengisi Dodo Kurniawan SE ME dan dari kalangan Akademisi Dosen Tetap STKIP YAPIS DOMPU, dari MUI DOMPU yaitu bapak Dr abdulah ARSYAD kalau dari nahdatul ulama Dompu bapak DRS H MOKH NASIHIN MSI .

Thursday, January 30

PKC PMII BALI NUSRA Antisipasi Konflik Komunal


Mataram | Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Bali Nursa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengelar Dialog Publik dengan tema, “Penggalangan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Dan Tokoh Pemuda Dalam Upaya Antisipasi Konflik Komunal”.

Hal demikian, Soeharto Azis ketua PKC Bali Nusra, ia menyampaikan dalam sambutannya, kenapa kemudian kami angkat tema seperti ini, karena ini adalah soal ras soal suku, di Lombok yang berperan secara kelembagaan dan ini kemudian masuk dalam jenis konflik komunal yang kerap kali berbeda pandangan sehingga timbul konfil karena mereka main ego.

“Maka penting bagi kita Mahasiswa dan pemuda untuk menjadi penengah dan memberi solusi yang solutif terkait dengan konflik komunal tersebut” ucap Azis .

Ia mengharakan, PKC PMII Bali Nusra dan kepada kita semua untuk memberikan distribusi baik secara pemikiran maupun moril kepada daerah kita ini.

“Mahasiswa hari ini harus mampu membuat bualding baru, pemikiran baru serta inisiatif yang lebih baik untuk terus memberikan kontribusi terhadap daerah ini, untuk menyatukan persepsi antar komunitas ataupun kelembagaan pemerintah agar konflik komunal ini tidak lagi menjadi penghambat kemajuan daerah,” tegas Azis Muslim ketua PKC PMII Bali Nusra.

Selain itu, Muh. Zakaria
Korem (TNI AD), ia menjelaskan,  salah satu konflik pergantian nama bandara yang ada di Lombok Tengah sebagai salah satu konflik komunal yang kerap kali jadi perbincangan publik, sebenarnya itu tidak seharusnya dipermasalhkan, apalagi dikaitkan dengan kepentingan politik praktis.

“Maka penting bagai mahasiswa hadir untuk membawa perdamaian, hadir sebaga jalan tengah untuk mengantisipasi konflik komunal yang ada,” Muh. Zakaria.

“Hal tersbut menjadi PR kita bersama untuk terus menjaganya, kita mesti mengedepankan musyawarh dalam membahas sesuatu, tidak dengan cara yang keluar dari nilai toleransi ataupun yang tidak beretika,” tambahnya.

Selain itu, Bidang kepemerintahan Kesbangpoldagri, Sarudi menjelaskan, bicara soal konflik ini tidak lepas dari pemicu, maka hari ini kita akan mencoba untuk membahas beberapa hal termasuk keterlibatan atau fungsi kesbangpoldagri dalam menjaga ketentraman.

“Pemicu konflik yang terjadi sering kali dilakukan oleh oknum yang tidak sadar bahwa ada potensi iternal pada komunal tapi lebih mengedepankan ego dan menggangap harga diri komunitas tersebut. Maka hal tersebut kita harus menyikapi dengan nilai tolerasi yang tinggi,” ungkapnya.

Kendati demikian, tidah hanya itu dari Bidang akademisi, Samsul menyampaikan, bahwa dalam mengatasi konflik tentu peran daripada pemuda dan mahasiswa  hadir membicarakan hal tersebut. Tapi lebih kepada bagaimana kita sebagai generasi muda itu mampu menjadi trendsetter bagi generasi yang lain dalam hal mempelopori perdamaian karena perdamaian itu adalah surganya dunia kalau tidak ada perdamaian maka tentu di mana-mana akan terjadi kerusuhan.

“Karena itulah pemuda dan mahasiswa itu juga harus diberikan ruang-ruang untuk memberiakan kontribusi ril demi kemajuan bangsa dan terlebih daerah kita sendiri di NTB,” tandas Samsul.

Sunday, January 19

PMII Gelar Penghijauan di Lombok Timur


Lensa Nasional | Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur, melakukan kegiatan Aksi Peduli Alam penanaman 1000 pohon di jalan lingkungan Transmigrasi Desa Puncak Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan penanaman 1000 pohon ini berlangsung pada tanggal 18-19 januari 2020 dan berlokasi di dusun Kuang Renga Trans dan Dusun Batu Lawang.

Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Puncak Jeringo sangat menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa.

Ketua umum PC PMII Lombok Timur, Irwan Safari, berharap sekaligus mengajak masyarakat setempat untuk bersama menjaga 2100 pohon yang sudah ditanam di Desa Puncak Jeringo.

" Mari jaga alam kita, 2100 pohon telah kita tanam bersama. Kita niatkan agar pohon ini sebagai benih penjaga alam yang bisa membawa berkah kepada masyarakat sekitar" ungkap Irwan kepada Wartawan. (20/1/2020)


Tidak hanya di Jeringo, kegiatan tersebut akan berlanjut dibeberapa lokasi. Saat ini, Pengurus Cabang PMII Lombok Timur sedang melakukan pemetaan wilayah yang nantinya sebagai tempat penanaman pohon.

"bahwa dalam waktu dekat akan melakukan penghijaun yang bertitik di semua sumber air yang ada di kabupaten Lombok Timur" Jelas Irwan. (Dk)

Monday, January 13

MAKESTA IPNU LOTENG di Buka Sekretaris MWC NU Pujut


Lombok Tengah | Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Kabupaten menggelar MAKESTA PK di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma'arif NU Lenser Kuta. Pembukaan yang di lakukan pukul 09:00 Wita 13 Januari 2020 di ruang kelas MA Nurul Ijtihad, Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Lombok Tengah bersyukur atas partisipasi para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, BPD, Babinsa, babinkamtibmas, dan pengurus MWC NU Pujut yang berkesampatan hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya ketua Kordinator road show MAKESTA IPNU-IPPNU lombok tengah sangat berterima kasih kepada pihak Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma'arif NU Lenser yang telah berkenan menerima dan memfasilitasi acara yang cukup meriah.

Sambutan kedua yang disampaikan oleh Sekretaris IPNU NTB rekan Baharudin juga mengapresiasi segenap stakeholder yang mensupport acara dan tentunya penghargaan kepada segenap pengurus Cabang  PC IPNU IPPNU  Loteng yang terus eksis dalam kegiatan kaserisasi.

Kegiatan yang akan dilangsungkan sampai pukul 06:00 ini juga dihadiri oleh Pembina PC IPNU Lombok Tengah yakni L. Firmansyah, dalam sambutannya beliau mengaku meskipun tidak pernah mengikuti kegiatan kaderisasi seperti MAKESTA dan lainya namun hatinya sangat NU, dan siap menjadi pembimbing dalam setiap agenda PC IPNU IPPNU Loteng.

Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris MWC NU Pujut H.L. Zulkarnaen dan dihadiri oleh semua Siswa-Siswi MA Nurul Ijtihad Lenser dan delegasi dari SMKN 1 Pujut berlangsung khidmat sampai sesi foto bersama.

Pasangan NURMAS, Koalisi Ikut Susun Visi Misi


MATARAM - Lensa Nasional| Nur Yasin dan Mustakim Patawari (Nurmas), petahana dari KSB sudah lebih awal menyampaikan visi misi tersebut dari media sosial dan kami ingin menyampaikan secara original apa yang kita ingin sampaikan secara substansial, kesinambungan dari Visi Misi karena itu dianggap masih relevan.

“Jadi kalau visi misi yang sesungguhnya tentu nanti akan menjadi dokumen resmi yang proses penggarapannya tentu ada pertimbangan akademis, pertimbangan mengakomodasi berbagai kepentingan dan pelibatan unsur teknokrat di dalam penyusunannya,” terangnya, Minggu (13/1). Di Lombok Raya Hotel saat menunggu  giliran menyampaikan visi misi di depan panelis DPW PKB NTB.
Namun, menurutnya, spirit yang kita ingin bangun itu adalah bagaimana dalam penyusunan visi misi itu juga mulai melibatkan koalisi partai-partai koalisi.
“Supaya tidak menjadi retorika kosong, retorika yang hanya kita seolah-olah untuk mendapat dukungan partai tetapi visi misi itu adalah gambaran mimpi besar dan mimpi bersama kita koalisi dalam melaksanakan amanah pemeritahan lima tahun ke depan,” harap Mustakim Fatawari.
Kendati demikian, Ust Nuryasin, ia menuturkan, visi yang kita bangun, kita ingin mengajak partai kualisi untuk menyusun visi misi bersama walaupun ini hal versi baru.
Kenapa kita menyodorkan hal demikian ?. Karena kita paham juga filosopi baru lahirannya KSB didorong oleh filosopi di Sumbawa (Sumbawa yang bersyariat).
“Dalam lembaga kesultanan KSB juga sepertiitu, kita ingin membentuk, ingin melahirkan masyarakat yang lemah lembut, menjaga persaudaraan, toleransi dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkas Ust Nuryasin. 

Ini Cara UNU NTB Cetak Guru Handal.


Mataram, Lensa Nasional | Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB Mengakhiri perkuliahan semeseter ganjil dengan membuat media sederhana dari bahan bekas, tujuannya untuk mencetak calon guru lebih kreatif dan inovatif agar tidak hanya terpaku kepada media pembelajaran berbasis teknologi.

Mahasiswa diharuskan membuat media pembelajaran dari barang bekas atau sampah, dan sesuai dengan tema serta semua media pembelajaran yang berkaitan dengan mata pelajaran di tingkatan Sekolah Dasar.

” Hal ini sangat penting untuk mempersiapkan diri dari sekarang sebelum mahasiswa terjun menjadi seorang guru, sehingga ketika akan mengajar mereka mampu memanfaatkan barang atau media yang ada di sekitanya, agar bisa mengatasi masalah keterbatasan media pembelajaran di tempat mereka mengajar” Ungkap M.Sadli, S.PdI. M.Pd (Dosen Mata Kuliah Koperasi dan Permainan IPS di UNU NTB)

“ Diharapkan bisa mempergunakan barang bekas yang sudah tidak terpakai, karena jika bisa didaur ulang menjadi media pembelajaran, sedikit tidak akan mengurangi volume sampah yang ada disekitar kita” Tambahnya.

“Kreativitas ini salah satu daya dukung program unggulan provinsi NTB yakni zero waste” Pungkasnya.

Monday, January 6

FK-BPD Lotim Suarakan Aspirasi Ribuan BPD

F/ Hearing Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Lombok Timur (FK-BPD Kab. Lotim) di Ruangan Wakil Bupati Lotim.
Lombok Timur, LN| Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Lombok Timur (FK-BPD Kab. Lotim) melakukan Hearing di Ruangan Wakil Bupati Lotim. Senin, (6/1/2020).


KETUA FKBPD Lombok Timur, DENI RAHMAN,SH menyampaikan bebrapa poin hasil Hearing tersebut. " BOP maksimal 5 jt bisa di anulir pada APBD perubahan 6 bulan kedepannya." ungkapnya dalam relise yang kami terima.

lebih lanjutnya lagi, ia menyampaikan bahwa tunjangan akan disesuaikan dengan UMR Lombok Timur, " Besaran tunjangan BPD akan di tinjau kembali dan akan di sesuaikan sesuai dengan nilai UMR lotim 1.2 juta." ungkapnya.


" Peningkatan kapasitas akan menjadi atensi pemda terhadap BPD kedepannya karena adanya forum ini." tambahannya.

lebih lanjutnya lagi ia mengatakan agar BPD dan Kades bisa bersinergi bersama, "Forum BPD dan kades di harapkan bisa bersinergi bersama guna pembangunan desa yang lebih maju dan menghindari adanya konflik di desa." tutupnya.

Sekjend FKBPD Lotim, Ada Suci Makbullah, SH mengatakan membawa aspirasi ribuan BPD, "Kami FK-BPD Kab. Lotim membawa aspirasi ribuan Anggota BPD yang ada di Lombok Timur, dari 239 Desa di Lombok Timur, dengan rata-rata minimal anggota BPD di masing-masing desa 7 orang. Serta hal ini bagian terpenting dari Rekomendasi Musyawarah Daerah (Musda) Pertama Forum Komunikasi Badan Permusyawartan Desa (FK BPD) Lotim yang di gelar pada 29 Des 2019 kemarin di Ged. Pemuda dan Mahasiswa Lotim" Ungkap pria yang dipanggil Uci.


"Ini adalah amanah Musda I FK-BPD Lotim kemarin, maka apapun itu, kami akan tetap konsisten memperjuangkannya" tutupnya.