Tuesday, December 3

Sekda Resmikan Forum Kemitraan TBC Lintas Sektor di Kabupaten Lombok Barat

Foto : Penandatanganan peresmian forum kemitraan TBC Kabuoaten Lombok Barat (lensanasional.com/wldn).


Lombok Barat (Lensanasional.com) - Sekretaris Daerah Lombok Barat, H. Moh. Taufiq secara resmi mengukuhkan forum kemitraan TBC Kabupaten Lombok Barat. Forum yang dikukuhkan tersebut bertujuan untuk mendukung upaya penanggulangan TBC di Lombok Barat melalui kemitraan lintas sektor antara pemerintah yang terdiri dari lintas OPD, pihak swasta dan juga organisasi berbasis komunitas atau yang dikenal dengan istilah public-private-community partnership.kegiatan tersebut bertempat di Hotel Montana Senggigi, Selasa (03/12/19).

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, sejumlah perwakilan OPD baik itu sektor kesehatan dan diluar sektor kesehatan yang berkomitmen pada penanggulangan TBC, sektor swasta dan sejumlah
organisasi berbasis komunitas seperti organisasi keagamaan dan kepemudaan.

Dalam sambutannya, Sekda H.Moh.Taupik menyambut baik hadirnya forum kemitraan TBC di Lombok Barat dan mengharapkan forum ini dapat benar-benar berjalan dan mendukung upaya penanggulangan TBC di Lombok Barat serta membawa praktik baik yang dapat dicontoh oleh daerah lain."Ujarnya.

Sekda juga mendukung pendekatan forum yang melibatkan partisipasi organisasi diluar pemerintah. “Forum akan berjalan dengan lebih baik, jika melibatkan unsur lain diluar OPD,"terangnya.

Ditambahkannya lagi secepatnya forum ini membuat suatu rencana kerja yang kongkrit untuk dapat dilakukan sepanjang satu tahun kedepan,"Saya harapkan forum ini dapat segera membuat
rencana kerja dan pemetaan peran masing-masing anggota forum dalam penanggulangan TBC. Forum ini jangan hanya diresmikan, lalu kemudian tidur lelap’, tegasnya.

Pembentukan forum kemitraan TBC ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Lombok Barat melalui Dinas Keseahatan bersama Stop TB Partnership Indonesia, sebuah NGO nasional yang
berfokus pada upaya penanggulangan TBC. forum ini diharapkan mampu mendukung komitmen pemerintah daerah Lombok Barat dalam penanggulangan TBC yang tertuang dalam Perbup Nomor
25 Tahun 2018 dan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC Kabupaten Lombok Barat.

Indonesia saat ini merupakan negara dengan angka penyakit TBC tertinggi ketiga di dunia,diperkirakan terdapat 845.000 kasus TBC baru dengan angka kematian mencapai 93.000 setiap tahunnya. Di Lombok Barat sendiri diperkirakan terdapat 2000 an kasus TBC dengan angka keberhasilan pengobatan yang telah mencapai target yaitu 92 %. Orang dengan gejala TBC sebaiknya
tidak perlu terlalu khawatir, penyakit ini merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan pengobatan yang tepat dan teratur.

Jika mengalami gejala utama TBC yaitu batuk (biasanya berdahak) secara terus-menerus hingga 2 minggu lebih, maka segera periksa ke Puskesmas terdekat.
Pengobatan TBC disediakan secara gratis oleh pemerintah melalui puskesmas.


EmoticonEmoticon