Tuesday, December 17

Ini cara PMII Perangi Narkoba di NTB


Mataram, Lombok Fokus | Narkoba merupakan momok yang menakutkan bagi seluruh bangsa di dunia. Hal ini disebabkan karena bahaya yang ditimbulkan dari narkoba yang merusak masyarakat khususnya generasi muda bangsa, oleh karena itu seluruh dunia menyatakan perang dengan narkoba tidak terkecuali di indonesia.

Dari segi manapun narkoba tetaplah berbahaya bahkan dalam kacamata agama Islampun narkoba ini dilarang keras, bahkan pelaku, pemakai, dan pengedarnya di ancam dengan siksa yang pedih di akhirat kelak, mengingat bahwa ia bagian dari barang yang memabukkan dimana dalam ajaran islam semua yang memabukkan sedikit atau banyak hukumnya tetap haram.

Peredaran narkoba saat ini sudah sangat memperihatinkan dan sistematis, modus yang digunakan oleh para oknum dalam mengedarkan barang ini dilakukan dengan cara yang tak terduga seperti menyimpan di rumah masyarakat, dalam tubuh, barang dagangan bahkan melalui anak-anak sekolah yang sudah menjadi korban narkoba. Hal ini sangat mudah dilakukan karena mereka sudah didukung oleh jaringan yang luas.

Sebagai bentuk perhatian mahasiswa terhadap bahaya narkoba PKC PMII NTB akan menggelar dialog Publik tentang ancaman bahaya narkoba di kota mataram. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari kamis, 19 Desember 2019 di mataram tersebut diawali dengan kegiatan kampanye secara langsung kepada masyarakat melalui pemasangan spanduk dan penyebaran pamflet kepada segenap lapisan masyarakat.

Ketua PKC PMII NTB, Aziz muslim mengatakan bahwa “ PMII menolak narkoba dan meminta kepada semua stakeholder untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba, karena sangat merusak generasi bangsa," ungkapnya.

Setelah penyebaran pamflet dan spanduk tersebut kemudian akan dilakukan dialog publik untuk membangun komitmen bersama dalam memecahkan masalah narkoba di NTB. Hadir dalam kegiatan tersebut nantinya adalah dari BNN Provinsi, Kapolda, Akademisi dan Kaum Alim Ulama serta peserta dari kalangan pemuda/mahasiswa di NTB.


EmoticonEmoticon