Bawaslu Kabupaten Sumbawa Sukses Menggelar Sekolah Kader Pengawas Partisipatif

- November 08, 2019
advertise here
Foto : Komisioner Bawaslu Kabupaten Sumbawa dan Peserta Sekola Kader Pengawas Partisipatif Usai kegiatan wawancara . (Lensanasional.com/ist).


Lensanasional.com (Kabupaten Sumbawa) -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Seleksi wawancara sekolah kader pengawas partisipatif yang didelegasikan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Sumbawa.Jum'at (08/11/19).

Kegiatan dimulai pada pukul 14.30 Wita dibuka oleh Kordiv  SDM dan Organisasi Bapak Lukman hakim, SP, M.Si  yang didampingi oleh Koordiv Pengawasan dan Humla Bapak Hamdan S.Sos.I, Kordiv  Sengketa, Bapak Agusti, S.Pd.I serta Koordiv Penindakan Pelanggaran Bapak Ruslan, S.Pd dan Koorsek Bawaslu Kabupaten Sumbawa Bapak Edy Ramly, S.AP.

Acara tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Jumlah peserta yang hadir 16 Orang, 3 Perempuan dan 13 Orang Laki-laki. Sedangkan 2 Orang peserta tidak hadir dan tanpa kabar, saat itu juga dinyatakan gugur.

Seleksi wawancara ini menggunakan sistem SGD (Small group Discussion). SGD dipimpin langsung oleh Bapak Hamdan S.Sos.I, dimana peserta diberi waktu masing masing 5 menit menyampaikan materi/pengetahuannya tentang pengawasan pemilu,  dan isu isu politik lokal.

Setelah mereka melakukan pemaparan, kemudian peserta lainnya diberi kesempatan untuk mendiskusikan ataupun memberimasukan terhadap persoalan-persoalan teersebut. Hal ini dilakukan untuk melihat kemampuan intelektual peserta, integritas dan pengusaan materi. Dalam diskusi ini banyak sekali terjadi perdebatan ataupun masukan masukan kepada Bawaslu, khususnya mengenai pengawasan dan isu isu politik lokal yang terjadi di desa-desa terpencil dimana masih banyak terjadinya politik uang ataupun sebaran sebaran janji politik.

Wawancara yang berlangsung selama 2 jam ini berlangsung sangat menarik, seluruh peserta mengeluarkan kemampuannya untuk memdapatkan hasil yang terbaik.tak jarang terjadi instrupsi instrupsi dan perbedaan pendapat yang membuat acara SGD tersebut semakin menarik.

Di akhir acara, semua peserta nampak puas dalam melaksanakan wawancara system SGD ini, bahkan mereka berharap bias bergabung menjadi pengawas partisipatif di Bawaslu demi suksesnya pilkada ataupun pemilu nanti.

Acara kemudian ditutup dengan dilakukan foto bersama. Dibalik semua ini hal yang perlu dipetik adalah semangat para pengawas ini dan banyaknya masukan masukan bagi Bawaslu Kabupaten Sumbawa yang luput dari pengawasan kami, sehingga menjadi acuan bagi Bawaslu Kabupaten Sumbawa dalam melakukan Pengawasan untuk Pilkada 2020 demi terciptanya Pilkada yang aman, damai dan berintegritas.(*)
Advertisement advertise here
 
banner here