Tuesday, August 6

Solidaritas Mahasiswa Sasak Jakarta (SASAK) Menolak Kunker DPRD Provinsi NTB Ke Luar Negeri


Jakarta, (LN) - Rencana kunjungan kerja (kunker) anggota Dewan Provinsi menui polemik dan penolakan dari kalangan aktivis, tanpa terkecuali Solidaritas Mahasiswa Sasak Jakarta (SASAK) menolak keras rencana kunker tersebut.

Menurut Yogi Akbar selaku ketua SASAK, kunker tersebeut hanya menghambur-hamburkan uang negara. Dan Ia menilai rencana tersebut tidak berfaedah.

"Saya merasa kunjungan ke luar negeri para anggota dewan itu hanya menghambur-hamburkan uang, dan tidak ada faedahnya bagi masyarakat NTB", ucap Yogi

Yogi menuntut Kemendagri untuk memulangkan kembali anggota dewan yang ikut dalam agenda kunker tersebut.

"Saya meminta agar Kemendagri memulangkan para anggota dewan yang pelesir ke luar negeri tersebut kembali ke tanah air, karena kami tidak setuju", tambah Yogi.

Selain itu, Yogi yang asli orang NTB ini, menuntut KPK agar melakukan investigasi terhadap agenda kunker para anggota dewan.

"Kami meminta KPK agar turun langsung melakukan investigasi atas kunjungan para anggota dewan itu. Mereka sebaiknya bekerja atas dasar kemanfaatan bagi rakyat NTB khususnya, bukan buat hura-hura", sesal Yogi yang ditemui daerah Pancoran Jakarta Selatan.

SASAK akan berencana melakukan aksi di depan kantor KPK, jika tuntutan mereka tidak didengar.

"Sebagai aksi solidaritas, kami akan melakukan aksi di depan kantor KPK jika tuntutan kami tidak digubris. Kami sedih melihat anggota dewan bepergian ke luar negeri, padahal NTB masih dalam proses pemulihan pasca gempa tahun lalu" , tutup Yogi.


EmoticonEmoticon